kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Jeli membaca perubahan selera konsumen (4)


Sabtu, 07 Januari 2017 / 09:10 WIB
Jeli membaca perubahan selera konsumen (4)


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Tri Adi

Pasar e-commerce berkembang kian pesat di dunia, tak terkecuali di China. Sadar betul selera konsumen dalam berbelanja, miliarder Xu Shihui menjajal kanal e-commerce untuk berjualan produk makanan dan minuman sejak 2014. Di akhir 2015, e-commerce menyumbang 0,2% dari total penjualan Dali Foods. Meski porsinya mini, Shihui terus memperkuat jaringan e-commerce dengan menggandeng situs belanja online tersohor semisal JD.com, Tmall.com dan YHD.com.

Pengalaman panjang sebagai pebisnis melahirkan insting bisnis yang tajam bagi miliarder Xu Shihui. Agar perusahaan Dali Foods terus berkembang, sebagai pendiri Shihui terus memantau langsung roda bisnis perusahaan miliknya.

Di usia 59 tahun, orang terkaya ke-20 di China ini masih bekerja 24 jam tujuh hari di Dali Foods. Masih bersentuhan dengan operasional bisnis setiap hari membuat Shihui paham betul bahwa kondisi pasar terus berubah.

Inovasi terbaru, Dali Foods merambah kanal e-commerce sebagai jalur distribusi masa depan. Hal ini sesuai dengan strategi jangka panjang Shihui yang tidak mau hanya tergantung pada jalur distribusi tradisional

Selama ini, mengutip China Daily, bisnis makanan dan minuman Dali Foods sangat bergantung pada jalur pemasaran tradisional yaitu jaringan agen. Berdasarkan laporan keuangan tahunan 2015 perusahaan tercatat  sebanyak 96% penjualan produk berasal dari jalur tradisional yaitu melalui distributor.

Hanya 3,5% penjualan dilakukan langsung melalui hipermarket dan supermarket. Sedangkan di kanal e-commerce baru menyumbang 0,2% dari total penjualan.

Meski memiliki porsi kecil, tapi Shihup paham betul bahwa e-commerce bakal menjadi jalur distribusi yang disukai konsumen masa depan. Dus, Shihui pun gencar menjaring kerja sama.

Pada 2014, Dali Foods mulai merambah pasar e-commerce lewat kerjasama dengan situs e-commerce Yihaodian atau terkenal dengan sebutan YHD.com. Kemudian, Dali Foods memperbanyak kerja sama dengan situs e-commerce lain.

Sebut saja JD.com, Tmall.com dan Sunning.com. Mengutip laman resmi perusahaan, saat ini Dali Foods telah bekerja sama dengan empat perusahaan e-commerce.

Selain di dalam negeri, kanal e-commerce juga dimanfaatkan untuk menggenjot pasar ekspor. Menggandeng Yihaodian, Shihui mulai menjajaki pasar ekspor untuk beberapa produk cemilan.

Ke depannya, Shihui yakin jalur distribusi e-commerce akan menjadi penggerak pertumbuhan di saat pertumbuhan dari jalur distribusi tradisional mengalami stagnasi. Secara organik, Shihui yakin terhadap masa depan bisnis Dali Foods di pasar China.

Mengutip riset asosiasi industri makanan Amerika Serikat (AS), China akan menjadi salah satu konsumen makanan terbesar di dunia dengan nilai pasar mencapai CNY 480 miliar atau US$ 69,8 miliar pada 2018.

Meski begitu, Shihui tetap waspada menghadapi beberapa tantangan. Misal, merosotnya kepercayaan konsumen domestik terhadap produk makanan China setelah adanya skandal makanan palsu di beberapa tahun terakhir.

Menghadapi tantangan tersebut, Shihui menegaskan produk Dali Food menggunakan standar manufaktur tinggi dan dikontrol dengan ketat. Shihui juga tetap ekspansif meski Dali Foods tercatat menjadi penguasa pasar di segmen produk roti, minuman berenergi dan teh herbal.

Dalam beberapa tahun ke depan Dali Foods berencana terus mengeluarkan varian produk baru sebagai langkah diversifikasi bisnis. Gambaran saja, pada semester 1 2016 Dali Foods mencatatkan pendapatan CNY 9,02 miliar atau US$ 1,3 miliar.

Angka in naik 6,1% secara tahunan. Sedangkan laba bersih tercatat sebesar CNY 1,64 miliar atau setara US$ 238,6 juta, meningkat 10%.

Shihui terkenal sebagai pebisnis agresif. Sejak berdiri, Shihui telah menggelar aksi akuisisi terhadap sebanyak 120 merek makanan. Agar terus ekspansi, Dali Foods masuk bursa saham (IPO) pada November 2015 dengan meraup US$ 1,15 miliar.                         

(Selesai)




TERBARU

[X]
×