kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.679.000   50.000   1,90%
  • USD/IDR 17.929   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.357   5,56   0,09%
  • KOMPAS100 837   1,72   0,21%
  • LQ45 635   1,24   0,20%
  • ISSI 219   -0,32   -0,14%
  • IDX30 357   0,81   0,23%
  • IDXHIDIV20 436   1,25   0,29%
  • IDX80 96   0,24   0,25%
  • IDXV30 120   0,02   0,02%
  • IDXQ30 114   0,25   0,22%

Jenderal AS akui pengembangan jet siluman F-35 tidak sesuai harapan


Minggu, 28 Februari 2021 / 08:15 WIB


Sumber: Forbes | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Dalam proses pengadaannya, Lockheed dianggap telah gagal menyediakan F-35 sesuai pesanan. Lima belas tahun setelah penerbangan pertama F-35, Angkatan Udara hanya memiliki 250 unit F-35. Angkatan Udara AS menginginkan hampir 1.800 F-35 untuk menggantikan F-16 dan A-10 yang sudah menua dan merupakan jet tempur kelas bawah. 

Melihat hal tersebut, bukan tidak mungkin bahwa Angkatan Udara AS ke depannya akan membatalkan program pengadaan F-35. Kasus serupa pernah terjadi dalam pengadaan F-22 yang disetop setelah Lockheed hanya berhasil menyelesaikan 195 unit.

Lockheed dinilai terlalu banyak menambahkan fitur pada F-35 yang menyebabkan pembengkakan biaya. Kenaikan biaya berujung pada penundaan produksi yang cukup lama.

Dalam masa penundaan, Lockheed justru menghabiskan waktu untuk mengembangkan fitur serta desain tambahan. Penambahan tersebut menambah lebih banyak biaya yang berujung penundaan. Begitu seterusnya.

Selanjutnya: Ekspor militer Rusia ke Timur Tengah & Afrika mencapai US$ 6 miliar per tahun




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×