kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Jendral AS tepis dugaan virus corona sebagai senjata biologis buatan China


Rabu, 15 April 2020 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas berjalan melewati sebuah sketsa Presiden China Xi Jinping memakai masker pelindung di tembok bangsal Rumah Sakit Leishenshan, sebuah rumah sakit sementara untuk penanganan pasien dengan penyakit virus korona (COVID-19), di Wuhan, provinsi


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Seorang jenderal AS mengatakan bukti bahwa virus corona berasal dari laboratorium penelitian China tidaklah cukup kuat.

Hal ini menyusul laporan bahwa para pejabat AS memperingatkan masalah keamanan di fasilitas penelitian di kota Wuhan pada dua tahun lalu.

Baca Juga: Studi baru: Virus corona bisa menyebar dua kali lebih cepat dari perkiraan sebelumnya

"Kami memiliki banyak intelijen yang memperhatikan hal itu. Pada titik ini tidak dapat disimpulkan, meskipun bobot bukti tampaknya menunjukkan hal yang alami. Tapi kami tidak tahu pasti," kata Ketua Umum Gabungan Jenderal AS Mark Milley dikutip South China Morning Post dari Politico.

Komentar itu muncul beberapa jam setelah The Washington Post melaporkan bahwa para pejabat AS khawatir tentang keselamatan yang tidak memadai di laboratorium Wuhan yang sedang melakukan studi tentang virus corona dari kelelawar.

Menurut laporan itu, para pejabat AS yang telah mengunjungi lab tersebut mengirimkan kabel diplomatik pada Januari 2018 ke Washington yang memperingatkan tentang keselamatan dan kelemahan manajemen di lab tersebut.

Baca Juga: Peneliti: Mutasi baru virus corona bisa bikin usaha pembuatan vaksin jadi sia-sia

Selain itu juga bahwa pekerjaan fasilitas pada kelelawar mewakili risiko pandemi seperti Sars.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×