kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Jendral AS tepis dugaan virus corona sebagai senjata biologis buatan China


Rabu, 15 April 2020 / 12:53 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas berjalan melewati sebuah sketsa Presiden China Xi Jinping memakai masker pelindung di tembok bangsal Rumah Sakit Leishenshan, sebuah rumah sakit sementara untuk penanganan pasien dengan penyakit virus korona (COVID-19), di Wuhan, provinsi


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

Penilaian Milley berbeda dengan penilaian Brigadir Jenderal Paul Friedrichs, yang menepis gagasan bahwa virus ini berasal dari laboratorium sebagai bagian dari eksperimen yang melibatkan senjata biologis.

"Supaya jadi jelas, tidak ada yang seperti itu," kata Friedrichs yang juga merupakan ahli bedah di Staf Gabungan Militer pada 6 April lalu.

Baca Juga: Peneliti Harvard sebut virus corona bisa menyebar hingga dua tahun ke depan

“Seseorang bertanya kepada saya apakah saya khawatir. Itu bukan sesuatu yang saya khawatirkan," kata dia.

"Saya pikir, saat ini yang kami khawatirkan adalah bagaimana kami memperlakukan orang yang sakit, bagaimana kami mencegah orang jatuh sakit. Tapi saya tidak khawatir tentang virus ini sebagai senjata biologis," tegasnya.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×