kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jepang akan sesuaikan harga gandum


Rabu, 29 Juli 2015 / 12:39 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Hendra Gunawan

TOKYO. Harga gandum diprediksi akan merosot dari level tertinggi sejak 2015 mengikuti penurunan harga komoditas global. Menurut Asosiasi Tepung Terigu Jepang, harga gandum yang diimpor oleh Jepang bisa turun lebih dari 7% dalam enam bulan terakhir dari Oktober 2014 yakni ¥ 60,070 atau US$ 485 per metrik ton.

Harga gandum di pasar berjangka Chicago menurun 14% pada tahun ini. Pelemahan permintaan dari China sebagai konsumen terbesar di dunia menyeret harga gandum. Penurunan tarif angkutan laut ikut menekan harga gandum.

Dikutip Bloomberg, Kepala Divisi Harga Gandum Departemen Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang, Koichi Okamoto mengatakan, pemerintah akan menyesuaikan harga gandum berdasarkan biaya pembelian dalam enam bulan hingga September 2015.

Jepang mengimpor 90% dari kebutuhan gandum nasional. Sebanyak 55% berasal dari Amerika Serikat (AS). Biaya impor gandum dalam empat bulan hingga Juni turun 10% secara year on year (yoy).

Penurunan harga gandum bakal menyelamatkan industri tepung hingga ¥ 25 miliar dan menjatuhkan harga mie serta biskuit.




TERBARU

[X]
×