kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.817   60,00   0,34%
  • IDX 6.150   -56,67   -0,91%
  • KOMPAS100 812   -8,43   -1,03%
  • LQ45 624   -7,43   -1,18%
  • ISSI 216   -1,55   -0,71%
  • IDX30 356   -4,52   -1,25%
  • IDXHIDIV20 440   -6,44   -1,44%
  • IDX80 94   -0,87   -0,92%
  • IDXV30 121   -2,06   -1,67%
  • IDXQ30 115   -1,70   -1,45%

Jepang ingatkan bahaya bila negara-negara demokrasi putus kontak dengan Myanmar


Selasa, 02 Februari 2021 / 16:05 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Sejak 2014, melalui seminar dalam negeri dan program lainnya, kementerian pertahanan Jepang telah melatih perwira militer Myanmar tentang pengobatan bawah air, meteorologi penerbangan, bantuan bencana, dan bahasa Jepang.

Kedua negara juga memiliki program pertukaran akademik, di mana delapan kadet dari militer Myanmar saat ini belajar di Akademi Pertahanan Nasional Jepang.

Sebagai bagian dari upaya untuk menahan pengaruh yang tumbuh dari China di Laut China Selatan dan Samudera Hindia, Jepang telah memfokuskan pada “dukungan pembangunan kapasitas” dengan negara-negara ASEAN sebagai bagian dari strategi keamanannya dalam beberapa tahun terakhir.

Nakayama, yang secara terbuka mengkritik China, mengatakan dia mengamati tindakan China di laut dengan hati-hati menyusul undang-undang baru yang disahkan di Beijing, yang mengizinkan penjaga pantai menembaki kapal asing.

Selanjutnya: Respons kudeta militer, China harap berbagai pihak di Myanmar menyelesaikan perbedaan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×