kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.798.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.760   3,00   0,02%
  • IDX 6.206   44,30   0,72%
  • KOMPAS100 820   7,74   0,95%
  • LQ45 631   10,77   1,74%
  • ISSI 218   -0,22   -0,10%
  • IDX30 360   5,73   1,62%
  • IDXHIDIV20 447   9,71   2,22%
  • IDX80 95   0,97   1,04%
  • IDXV30 123   1,72   1,42%
  • IDXQ30 117   2,17   1,90%

Putin Berikan Keringanan Utang untuk Rekrutmen Tentara Baru Perang Ukraina


Selasa, 26 Mei 2026 / 07:54 WIB
Putin Berikan Keringanan Utang untuk Rekrutmen Tentara Baru Perang Ukraina
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin menghapus utang hingga 10 juta rubel bagi tentara baru dan keluarga mereka, tujuannya untuk menambah pasukan.(Official/Kremlin.ru)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin kembali mengeluarkan kebijakan baru yang dinilai sebagai upaya memperkuat rekrutmen militer di tengah perang berkepanjangan di Ukraina. 

Kali ini, pemerintah Rusia memberikan keringanan utang bagi tentara baru dan keluarga mereka yang bergabung dalam operasi militer.

Dalam dekret yang diumumkan Kremlin pada Senin (25/5/2026), warga yang menandatangani kontrak dengan Kementerian Pertahanan Rusia mulai 1 Mei, termasuk pasangan mereka, akan dibebaskan dari kewajiban utang hingga 10 juta rubel atau sekitar 139.700 dolar AS.

Syaratnya, utang tersebut sudah memiliki putusan hukum sebelum tanggal tersebut.

Baca Juga: Babak Baru Perang Ukraina: Damai Tinggal Selangkah Lagi?

Kebijakan ini berlaku untuk mereka yang menandatangani kontrak minimal satu tahun untuk bergabung dalam operasi militer khusus, istilah yang digunakan Rusia untuk invasi ke Ukraina sejak Februari 2022.

Nilai penghapusan utang itu setara dengan harga apartemen studio sekitar 35 meter persegi di Moskow, menurut data pasar properti Cian.

Langkah ini menjadi bagian dari rangkaian insentif yang terus digulirkan pemerintah Rusia untuk menarik lebih banyak personel militer. 

Sebelumnya, Kremlin telah menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari bonus pembayaran besar hingga kemudahan akses pendidikan tinggi bagi para prajurit.

Di saat yang sama, upaya diplomasi damai yang dipimpin Amerika Serikat dilaporkan belum membuahkan hasil, sementara kedua pihak masih saling menuduh sebagai pihak yang memperpanjang eskalasi konflik. 

Baca Juga: Vladimir Putin: Perang Ukraina Mulai Mendekati Titik Akhir

Ukraina sendiri disebut tengah menyiapkan tambahan pasukan untuk memperkuat wilayah utara guna mengantisipasi potensi serangan baru Rusia.

Selain kebijakan penghapusan utang, Putin juga menandatangani dekret lain yang memperpanjang hak sewa lahan negara tanpa batas waktu bagi warga yang terlibat dalam perang di Ukraina.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×