kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.673.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.905   13,00   0,07%
  • IDX 6.101   -15,36   -0,25%
  • KOMPAS100 796   1,04   0,13%
  • LQ45 598   -0,77   -0,13%
  • ISSI 212   -1,29   -0,61%
  • IDX30 338   -0,72   -0,21%
  • IDXHIDIV20 413   -2,81   -0,68%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 111   -0,72   -0,65%
  • IDXQ30 108   -0,25   -0,23%

Jepang kembali deflasi untuk bulan ke enam


Jumat, 25 Januari 2013 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. Diskon Ceria dari McDonalds hadir lagi! Hemat Rp 20.000 dengan beli menu favoritmu via Aplikasi McDonalds (Dok/McDonalds Indonesia)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Indeks Harga Konsumen Jepang kembali menurun untuk ke enam kalinya dalam tujuh bulan terakhir. Data Biro Statistik Jepang menunjukkan, indeks harga konsumen -di luar harga makanan segar- turun 0,2% pada Desember lalu dibanding tahun sebelumnya. Angka ini memang sudah diprediksi sebelumnya oleh 23 ekonom yang disurvei Bloomberg.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bank of Japan seiring target inflasi baru bank sentral yang dipatok pada angka 2%. Menurut Yasutoshi Nishimura, Deputi Menteri Ekonomi Jepang, akan sangat sulit bagi BOJ untuk mencapai target inflasi tanpa adanya pelonggaran kebijakan seiring pelemahan yang terjadi pada yen menuju level 100 per dollar AS.

"Tak diragukan lagi, target inflasi 2% terlalu tinggi bagi BOJ. BOJ harus mengimplementasikan kebijakan yang lebih longgar lagi," jelas Yuichi Kodama, chief economist Meiji Yasuda Life Insurance Co di Tokyo.

Catatan saja, pada pukul 08.48 waktu Tokyo, yen melemah 0,2% menjadi 90,61 per dollar AS.




TERBARU

[X]
×