kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Jepang kembali deflasi untuk bulan ke enam


Jumat, 25 Januari 2013 / 07:09 WIB
ILUSTRASI. Diskon Ceria dari McDonalds hadir lagi! Hemat Rp 20.000 dengan beli menu favoritmu via Aplikasi McDonalds (Dok/McDonalds Indonesia)


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

TOKYO. Indeks Harga Konsumen Jepang kembali menurun untuk ke enam kalinya dalam tujuh bulan terakhir. Data Biro Statistik Jepang menunjukkan, indeks harga konsumen -di luar harga makanan segar- turun 0,2% pada Desember lalu dibanding tahun sebelumnya. Angka ini memang sudah diprediksi sebelumnya oleh 23 ekonom yang disurvei Bloomberg.

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi Bank of Japan seiring target inflasi baru bank sentral yang dipatok pada angka 2%. Menurut Yasutoshi Nishimura, Deputi Menteri Ekonomi Jepang, akan sangat sulit bagi BOJ untuk mencapai target inflasi tanpa adanya pelonggaran kebijakan seiring pelemahan yang terjadi pada yen menuju level 100 per dollar AS.

"Tak diragukan lagi, target inflasi 2% terlalu tinggi bagi BOJ. BOJ harus mengimplementasikan kebijakan yang lebih longgar lagi," jelas Yuichi Kodama, chief economist Meiji Yasuda Life Insurance Co di Tokyo.

Catatan saja, pada pukul 08.48 waktu Tokyo, yen melemah 0,2% menjadi 90,61 per dollar AS.




TERBARU

[X]
×