kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.812   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Jerman terimbas devaluasi Yuan


Selasa, 25 Agustus 2015 / 09:55 WIB


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Hendra Gunawan

FRANKFRUT. Efek devaluasi yuan tak hanya berimbas pada negara berkembang. Jerman sebagai salah satu negara maju juga bakal kena pengaruh negatif atas aksi Pemerintah China tersebut.

Natascha Gewaltig, Direktur Ekonomi Eropa Action Economics UK Ltd di London seperti dikutip dari Bloomberg mengatakan, ekonomi Jerman akan kena efek langsung akibat aksi China. Maklum, China adalah mitra dagang terbesar ketiga Jerman. Padahal seiring langkah Pemerintah China mendevaluasi mata uang, membuat Jerman membatasi pembelian barang asing.

Luca de Meo, Kepala Penjualan Audi Volkswagen AG pun mengakui saat ini pasar China semakin menantang, apalagi ditambah dengan gejolak pasar saham China yang makin memburuk. Padahal dalam beberapa tahun terakhir pasar China menjadi kunci pertumbuhan manufaktur di Jerman.

Andreas Scheuere, ekonom Dekabank di Frankfrut menambahkan, pelemahan ekonomi di negara berkembang jauh lebih berbahaya sebab perusahaan di Jerman sangat aktif di pasar negara berkembang. Hanya satu hal yang masih menguntungkan Jerman. Yakni pelemahan harga minyak yang membuat inflasi hingga akhir tahun ini hanya di level 0,5%.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×