kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45950,15   -24,18   -2.48%
  • EMAS989.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Jet Tempur Rusia Dilaporkan Mengebom Kawasan Idlib, Suriah


Senin, 03 Januari 2022 / 11:06 WIB
Jet Tempur Rusia Dilaporkan Mengebom Kawasan Idlib, Suriah
ILUSTRASI. Bendera nasional Suriah berkibar saat gunung Qasioun terlihat di latar belakang dari Damaskus, Suriah. REUTERS / Omar Sanadiki


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - AMMAN. Sebuah jet tempur Rusia pada hari Minggu (2/1) dilaporkan menjatuhkan bom di kawasan sekitar kota Idlib, Suriah. Serangan diduga menargetkan pos-pos milik kelompok pemberontak.

Untuk saat ini masih belum ada komentar langsung dari Rusia maupun Suriah. Namun, kedua pihak memang telah kerap kali menargetkan tempat persembunyian kelompok-kelompok militan yang menguasai wilayah tersebut.

Dilansir dari Reuters, seorang pejabat layanan utilitas air kota mengatakan bahwa sistemnya kini tidak bekerja sebagai akibat dari serangan tersebut.  

Kerusakan itu juga dikonfirmasi oleh pejabat PBB. Disebutkan bahwa pusat pengairan rusak parah dan memperburuk keadaan kemanusiaan jutaan pengungsi Suriah.

"Penghancuran infrastruktur sipil yang berkelanjutan hanya akan menyebabkan lebih banyak penderitaan warga sipil. Serangan terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil harus dihentikan," kata Mark Cutts, wakil koordinator kemanusiaan regional PBB, melalui Twitter.

Baca Juga: Prancis Tangkap Pria yang Diduga Terkait dengan Pembuatan Senjata Kimia di Suriah

Seorang saksi mata mengatakan serangan udara juga menghantam peternakan dan peternakan unggas di dekat perbatasan Bab al Hawa dengan Turki. Target lainnya termasuk desa-desa di wilayah Jabal al-Zawiya di bagian selatan provinsi Idlib. Penduduk setempat dan tim penyelamat sejauh ini belum melaporkan adanya korban.

Serangkaian serangan telah terjadi sejak Sabtu (1/1) malam waktu setempat. Secara khusus, serangan menghantam kamp-kamp darurat yang menampung ribuan keluarga terlantar di dekat Jisr al Shuqhur, barat Idlib. Dalam serangan malam itu, seorang wanita dan dua anak-anak dilaporkan meninggal dunia. Sementara 10 warga sipil lainnya mengalami luka-luka.

Sempat ada jeda serangan sejak bulan November lalu. Namun keadaan memburuk kembali setelah Rusia memulai kembali programnya dalam mendukung pemerintahan Suriah. Di kubu lain, pasukan Turki yang mendukung oposisi juga kembali bergerak.

Dua tahun lalu, Rusia bersama pasukan Presiden Suriah Bashar al Assad dan Turki yang berdiri bersama oposisi sempat mengakhiri pertempuran dalam sebuah kesepakatan. Hal ini menyebabkan lebih dari satu juta orang mengungsi hanya dalam waktu beberapa bulan saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×