kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Joe Biden: Sekarang saatnya menyembuhkan warga Amerika yang terpecah belah


Minggu, 08 November 2020 / 11:45 WIB
ILUSTRASI. Joe Biden mengumumkan kemenangan sebagai presiden ke-46 Amerika Serikat (AS)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

Selamat mengalir dari luar negeri, termasuk dari Perdana Menteri Inggris yang konservatif Boris Johnson, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan Kanselir Jerman Angela Merkel.

Dukungan ini membuat Trump sulit untuk mendorong klaimnya yang berulang, tanpa bukti, bahwa pemilu itu curang terhadapnya.

Trump, yang sedang bermain golf ketika jaringan televisi besar memproyeksikan saingannya menang, segera menuduh Biden "bergegas untuk berpura-pura menjadi pemenang".

"Pemilihan ini masih jauh dari selesai," katanya dalam sebuah pernyataan.

Trump telah mengajukan gugatan hukum untuk menantang hasil pemilu. Tetapi pejabat pemilu di negara bagian di seluruh AS mengatakan tidak ada bukti penipuan yang signifikan, dan pakar hukum mengatakan upaya Trump tidak mungkin berhasil.

Sebelum pemilihan, Trump menolak untuk berkomitmen memberi transfer kekuasaan secara damai jika dia kalah, dan dia secara salah menyatakan kemenangan jauh sebelum penghitungan selesai.

Selanjutnya: Joe Biden menang pemilu, warga Arab ragu kebijakan AS di Timur Tengah berubah




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×