kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kabel di reaktor 2 pembangkit Fukushima disambung kembali


Minggu, 20 Maret 2011 / 09:51 WIB
ILUSTRASI. Gedung kantor pusat Bank Indonesia, Jakarta.


Sumber: Bloomberg | Editor: Rizki Caturini

TOKYO. Para pekerja menyambungkan kembali kabel ke salahsatu reaktor di pabrik pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima. Hal ini mengindikasikan bahwa ada kemajuan dalam upaya Jepang mencegah krisis nuklir terus meningkat.

Kyodo News kemarin melaporkan, tingkat radiasi di pembangkit tersebut mendekati nol setelah operasi penyemprotan air oleh para pasukan dan pemadam kebakaran ke titik-titik sasaran.

Juru bicara Badan Keselamatan Industri dan Nuklir Hidehiko Nishiyama bilang, kemudian Tokyo Electric Power Co. akan mulai bekerja untuk memulihkan daya ke sistem pendingin di reaktor nomor dua pagi ini.

Profesor Departemen Fisika Nuklir Universitas NAsional Australia mengatakan, bahwa ada pertanyaan besar seberapa banyak sistem pemompaan yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan pabrik kembali. "Belum jelas apakah pabrik bisa kembali beroperasi setelah kerusakan yang terjadi pasca gempa dan tsunami yang merusah pabrik," katanya.

Akibat kerusakan pembangkit, radiasi nuklir menyebar. Sekretaris kabinet Jepang Yukio EdTOKYO. Para pekerja menyambungkan kembali kabel ke salahsatu reaktor di pabrik pembangkit listrik tenaga atom Dai-ichi. Hal ini mengindikasikan bahwa ada kemajuan dalam upaya JEpang mencegah krisis nuklir terus meningkat.

Kyodo News kemarin melaporkan, tingkat radiasi di pembangkit tersebut mendekati nol setelah operasi penyemprotan air oleh para pasukan dan pemadam kebakaran ke titik-titik sasaran.

Juru bicara Badan Keselamatan Industri dan Nuklir Hidehiko Nishiyama bilang, kemudian Tokyo Electric Power Co. akan mulai bekerja untuk memulihkan daya ke sistem pendingin di reaktor nomor dua pagi ini.

Professor Departemen Fisika Nuklir Universitas NAsional Australia mengatakan, bahwa ada pertanyaan besar seberapa banyak sistem pemompaan yang dibutuhkan untuk bisa menjalankan pabrik kembali. "Belum jelas apakah pabrik bisa kembali beroperasi setelah kerusakan yang terjadi pasca gempa dan tsunami yang merusak pabrik," katanya.

Akibat kerusakan pembangkit, radiasi nuklir menyebar. Sekretaris kabinet Jepang Yukio Edano bilang, radiasi di atas ambang batas telah ditemukan di susu dan bayam yang berlokasi di dekat pembangkit.

Sementara itu, radiasi pun menyebar ke negara-negara lain seperti AS dan Rusia, walaupun tingkatnya masih belum membahayakan.
ano bilang, radiasi di atas ambang batas ditemukan di susu dan bayam yang berlokasi di dekat pembangkit.

Sementara itu, radiasi pun menyebar ke negara-negara lain seperti AS dan Rusia, walaupun tingkatnya masih bekum membahayakan.




TERBARU

[X]
×