kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.979   87,00   0,49%
  • IDX 6.008   -93,16   -1,53%
  • KOMPAS100 782   -13,24   -1,66%
  • LQ45 590   -8,23   -1,38%
  • ISSI 208   -3,77   -1,78%
  • IDX30 334   -4,44   -1,32%
  • IDXHIDIV20 408   -4,84   -1,17%
  • IDX80 89   -1,56   -1,73%
  • IDXV30 110   -0,91   -0,82%
  • IDXQ30 107   -1,13   -1,05%

Susu dan bayam di sekitar PLTN Fukushima Daiichi tercemar radioaktif


Sabtu, 19 Maret 2011 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang yang memakai masker menghadiri acara untuk mendiang Li Wenliang, seorang dokter mata yang meninggal karena virus corona di sebuah rumahsakit di Wuhan, di Hong Kong, China, 7 Februari 2020.


Reporter: Edy Can, AP | Editor: Edy Can

TOKYO. Susu dan bayam yang terdapat di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Fukushima Daiichi yang meledak tercemar zat radioaktif. Juru Bicara Pemerintah Jepang Yukio Edano mengatakan, tingkat radiasi in bayam dan susu tersebut melampaui batas aman yang diperkenankan pemerintah.

Ini merupakan laporan pertama kali adanya bahan makanan yang tercemar zat radioaktif sejak gempa dan tsunami terjadi 11 Maret lalu. Sebelumnya, pemerintah Jepang telah mengecek susu di Prefektur Fukushima dan tanaman bayam yang tumbuh di Prefektur Ibaraki.

Kebocoran zat radioaktif terjadi setelah sistem pendingin reaktor nuklir di PLTN Fukushima Daiichi rusak. Kerusakan terjadi karena goncangan gempa dan tsunami yang memadamkan listrik untuk mengalirkan air ke reaktor tersebut.




TERBARU

[X]
×