kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.790.000   -15.000   -0,53%
  • USD/IDR 16.909   -48,00   -0,28%
  • IDX 8.992   -18,15   -0,20%
  • KOMPAS100 1.239   1,44   0,12%
  • LQ45 875   3,69   0,42%
  • ISSI 330   0,16   0,05%
  • IDX30 448   2,63   0,59%
  • IDXHIDIV20 528   6,59   1,26%
  • IDX80 138   0,26   0,19%
  • IDXV30 146   2,21   1,53%
  • IDXQ30 144   1,54   1,08%

Kacamata Macron Viral di Davos, Saham Pembuatnya Melonjak Hampir 28%


Kamis, 22 Januari 2026 / 22:01 WIB
Kacamata Macron Viral di Davos, Saham Pembuatnya Melonjak Hampir 28%
ILUSTRASI. Kacamata aviator Presiden Macron di WEF 2026 membuat saham iVision Tech melonjak 28%. Ini dampak luar biasa dari viralitas media sosial. (Reuters/Stephane Mahe)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham perusahaan kacamata asal Italia, iVision Tech (IVN.MI), melonjak hampir 28% pada Kamis (22/1) setelah kacamata aviator yang dikenakan Presiden Prancis Emmanuel Macron saat berpidato di World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos menjadi viral di media sosial.

Lonjakan saham tersebut terjadi setelah iVision Tech mengonfirmasi bahwa kacamata yang dipakai Macron adalah model Pacific S 01, salah satu produk dari merek kacamata mewah Prancis Henry Jullien, yang berada di bawah naungan grup iVision Tech. Di situs resminya, kacamata tersebut dibanderol 659 euro atau sekitar US$ 770.

CEO iVision Tech, Stefano Fulchir, mengatakan bahwa fenomena viral tersebut memberikan dampak signifikan terhadap pergerakan saham perusahaan.
“Ini jelas menciptakan efek ‘wow’ pada saham,” ujar Fulchir kepada Reuters.

Reli saham ini menambah sekitar 3,5 juta euro atau setara US$ 4,1 juta terhadap kapitalisasi pasar iVision Tech yang tercatat di Bursa Milan.

Penampilan Macron dengan kacamata hitam saat berpidato di dalam ruangan memicu gelombang meme, komentar, dan spekulasi di media sosial. Banyak warganet mengaitkannya dengan film klasik Top Gun (1986) yang dibintangi Tom Cruise. Bahkan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump turut memberikan komentar terkait penampilan tersebut.

Kantor Kepresidenan Prancis menjelaskan bahwa Macron mengenakan kacamata hitam karena mengalami pembuluh darah pecah di mata, sehingga perlu perlindungan tambahan. Namun, pihak Istana tidak mengonfirmasi merek kacamata yang digunakan.

Meski demikian, Fulchir mengaku yakin kacamata tersebut merupakan produk Henry Jullien. Ia menyebut telah mengirimkan kacamata itu langsung kepada Macron pada 2024.

Sebelumnya, saham iVision Tech sudah naik hampir 6% pada Rabu (21/1) sebelum perdagangan sahamnya dihentikan sementara (trading halt) secara otomatis selama sebagian besar sesi perdagangan.

Saham sempat kembali diperdagangkan sekitar pukul 11.15 GMT pada Kamis, sebelum kembali dihentikan. Pergerakan ini menempatkan saham iVision Tech di jalur kenaikan harian tertinggi sepanjang sejarah perusahaan.

Selanjutnya: Di WEF Swiss, Prabowo Sebut Indonesia Tidak Pernah Gagal Bayar Utang

Menarik Dibaca: Tren Cat Rumah 2026 Ini yang Akan Jadi Tempat Pemulihan, Bukan Sekadar Pamer Lo




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×