kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Kapal nelayan Korsel tenggelam, 50 orang hilang


Senin, 01 Desember 2014 / 21:35 WIB
Kapal nelayan Korsel tenggelam, 50 orang hilang
ILUSTRASI. Ini 7 Bahaya Kurang Tidur Bagi Kesehatan hingga Jumlah Waktu Tidur yang Cukup


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

SEOUL. Sebuah kapal ikan nelayan asal Korea Selatan dilaporkan tenggelam di lepas pantai Chukotka, Rusia Timur. Seorang tewas dan 50 orang lainnya dilaporkan hilang atas kecelakaan tersebut. 

Pemerintah Korea Selatan mengatakan kapal penangkap ikan Oryong 501 terdampar di Laut Bering membawa 60 awak.

Laporan-laporan menyebutkan 35 awaknya merupakan warga Indonesia, 13 dari Filipina, 11 warga Korea Selatan, dan satu orang merupakan inspektur asal Rusia.

Seorang juru bicara Kementrian Kelautan dan Perikanan Korea Selatan mengatakan selain satu orang yang tewas, tujuh lainnya bisa diselamatkan.

"Kapal perlahan-lahan menjadi miring setelah air masuk yang membuat para awak meninggalkannya," tutur juru bicara itu kepada kantor berita AFP.

Media Rusia mengatakan tujuh orang berhasil diselamatkan namun cuaca yang buruk dan gelombang tinggi menghambat upaya pencarian.

Kantor berita Yonhap mengatakan Oryong 501 dengan kapasitas 1.590 ton dibuat sekitar 40 tahun lalu dan dioperasikan oleh Sajo Industries.

Terdapat lima kapal Korea Selatan yang saat ini beroperasi di Laut Bering untuk menangkap ikan pollock, yang menjadi santapan populer di Korea Selatan pada musim dingin.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×