kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kapal Tanker China Terobos Blokade AS di Selat Hormuz, Ini Dampaknya!


Selasa, 14 April 2026 / 11:03 WIB
Diperbarui Selasa, 14 April 2026 / 11:58 WIB
Kapal Tanker China Terobos Blokade AS di Selat Hormuz, Ini Dampaknya!
ILUSTRASI. Kapal tanker berbendera China kena sanksi AS usai lewati Selat Hormuz


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Sebuah kapal tanker China yang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat (AS) melewati Selat Hormuz pada Selasa (14/4/2026).

Berdasarkan data LSEG, MarineTraffic dan Kpler, kapal tanker China itu melewati Selat Hormuz meskipun ada blokade AS di titik rawan tersebut.

Kapal tanker Rich Starry akan menjadi yang pertama berhasil melewati Selat Hormuz dan keluar dari Teluk sejak blokade dimulai, menurut data LSEG, MarineTraffic, dan Kpler.

Kapal tanker dan pemiliknya, Shanghai Xuanrun Shipping Co Ltd, dikenai sanksi oleh Amerika Serikat (AS) karena berurusan dengan Iran. 

Baca Juga: Harga Tembaga Meroket ke 100.000 Yuan Lagi, Ini Pemicu Utamanya!

Perusahaan tersebut tidak dapat dihubungi segera untuk memberikan komentar.

Rich Starry adalah kapal tanker jarak menengah yang "membawa sekitar 250.000 barel metanol di dalamnya," menurut data tersebut. Kapal tersebut memuat kargo di pelabuhan terakhirnya, Hamriyah, Uni Emirat Arab, menurut data tersebut.

Kapal tanker milik China tersebut memiliki awak berkebangsaan China, menurut data yang ada. 

Kapal tanker lain yang juga dikenai sanksi AS, Murlikishan, turut menuju Selat Hormuz pada hari Selasa, menurut data LSEG. Kapal tanker handysize kosong tersebut diperkirakan akan memuat bahan bakar minyak di Irak pada tanggal 16 April, menurut data Kpler. 

Kapal tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai MKA, telah mengangkut minyak Rusia dan Iran.


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Tag


TERBARU

[X]
×