kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Kapal Tanker Terkait Iran Tetap Melintas di Selat Hormuz Meski Diblokade AS


Selasa, 14 April 2026 / 15:19 WIB
Kapal Tanker Terkait Iran Tetap Melintas di Selat Hormuz Meski Diblokade AS
ILUSTRASI. Kapal tanker terkait Iran terus melintas Selat Hormuz meski diblokade AS. Terungkap modus cerdik yang mereka gunakan untuk tetap berlayar. (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sejumlah kapal tanker yang terkait dengan Iran tetap melintas di Selat Hormuz meskipun Amerika Serikat memberlakukan blokade terhadap kapal yang berlabuh di pelabuhan Iran.

Berdasarkan data pelayaran pada Selasa (14/4/2026), sebuah kapal tanker ketiga yang terkait Iran memasuki kawasan Teluk pada hari pertama penuh penerapan blokade oleh AS. Kebijakan ini diumumkan oleh Presiden Donald Trump pada Minggu, setelah perundingan damai antara AS dan Iran di Islamabad gagal mencapai kesepakatan.

Namun demikian, kapal-kapal yang melintasi Selat Hormuz tersebut tidak menuju pelabuhan Iran, sehingga tidak termasuk dalam cakupan blokade.

Baca Juga: Impor Minyak China Turun pada Maret, Perang Iran Bayangi Pasokan April

Pergerakan Kapal Tanker

Kapal tanker berbendera Panama, Peace Gulf, dilaporkan menuju pelabuhan Hamriyah di Uni Emirat Arab. Berdasarkan data industri, kapal ini umumnya mengangkut nafta Iran—bahan baku petrokimia—ke pelabuhan di Timur Tengah non-Iran untuk kemudian diekspor ke Asia.

Sebelumnya, dua kapal tanker yang dikenai sanksi oleh AS juga telah melintasi jalur sempit tersebut.

Kapal tanker jenis handy, Murlikishan, dilaporkan menuju Irak untuk memuat bahan bakar minyak pada 16 April. Kapal ini sebelumnya dikenal sebagai MKA dan diketahui pernah mengangkut minyak Rusia dan Iran.

Sementara itu, kapal tanker lain, Rich Starry, diperkirakan menjadi kapal pertama yang berhasil melintasi Selat Hormuz dan keluar dari Teluk sejak blokade diberlakukan. Kapal ini membawa sekitar 250.000 barel metanol yang dimuat dari pelabuhan Hamriyah.

Baca Juga: Harga Minyak Turun, Harapan Negosiasi AS-Iran Redakan Kekhawatiran Pasokan

Rich Starry dimiliki oleh perusahaan pelayaran asal China, Shanghai Xuanrun Shipping Co Ltd, yang telah dikenai sanksi oleh Amerika Serikat karena berbisnis dengan Iran.

Respons China dan Dampak Geopolitik

Pemerintah China mengkritik kebijakan blokade tersebut. Kementerian Luar Negeri China menyebut langkah AS sebagai tindakan “berbahaya dan tidak bertanggung jawab” yang berpotensi memperburuk ketegangan geopolitik.

Namun, Beijing tidak secara langsung mengonfirmasi apakah kapal-kapal miliknya turut melintasi Selat Hormuz di tengah situasi tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan gas alam cair dunia. Ketegangan di kawasan ini, termasuk blokade dan sanksi, meningkatkan risiko gangguan pasokan energi global.


Apa dampak bagi saya, jika saya...



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×