kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.577.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kapal Tanker Tujuan Rusia Diserang Drone di Laut Hitam


Kamis, 08 Januari 2026 / 20:30 WIB
Kapal Tanker Tujuan Rusia Diserang Drone di Laut Hitam
ILUSTRASI. Kapal tanker Bella 1 di Selat Singapura, setelah pejabat AS mengatakan Penjaga Pantai AS mengejar se (REUTERS /Hakon Rimmereid). Sebuah kapal tanker minyak yang tengah berlayar menuju Rusia dilaporkan menjadi sasaran serangan drone di Laut Hitam.


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - ISTANBUL. Sebuah kapal tanker minyak yang tengah berlayar menuju Rusia dilaporkan menjadi sasaran serangan drone di Laut Hitam.

Insiden tersebut memaksa kapal mengubah haluan dan meminta bantuan penjaga pantai Turki, menurut sumber pelayaran dan data keamanan maritim, Kamis (8/1/2026).

Lloyd’s List Intelligence menyebut kapal tanker berbendera Palau bernama *Elbus* mengalami serangan kendaraan laut tanpa awak dan drone pada Rabu (7/1/2026).

Serangan itu menargetkan ruang mesin kapal. Meski demikian, tidak ada korban luka di antara 25 awak kapal, dan tidak ditemukan tumpahan minyak atau pencemaran laut.

Baca Juga: Ukraina Serang Kapal Tanker Bayangan Rusia di Mediterania

Sumber keamanan maritim terpisah mengonfirmasi insiden tersebut sebagai serangan drone berdasarkan hasil penilaian awal. Hingga kini, belum diketahui pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kapal Elbus diketahui berangkat dari Singapura dan sedang menuju pelabuhan Novorossiysk di Rusia. 

Data pelacakan Marinetraffic menunjukkan kapal tersebut pada Kamis telah berhenti beberapa kilometer di lepas pantai Inebolu, Turki utara, setelah mengalihkan jalurnya dari rute semula ke arah timur Laut Hitam. Kapal kemudian melego jangkar di area labuh Inebolu dengan tenaga sendiri.

Upaya menghubungi otoritas pelabuhan Inebolu belum membuahkan hasil. Sementara itu, Kementerian Perhubungan Turki dan Kedutaan Besar Rusia di Ankara juga belum memberikan komentar.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Hitam. Pada akhir November lalu, tarif asuransi pelayaran melonjak setelah dua kapal tanker tujuan Rusia diserang drone laut Ukraina. 

Baca Juga: AS Berupaya Sita Kapal Tanker Venezuela Berbedera Rusia

Insiden tersebut sempat memicu ancaman pembalasan dari Moskow, sementara Ankara menyerukan agar semua pihak menahan diri. Pada awal Desember, sebuah kapal berbendera Rusia juga melaporkan serangan serupa, meski Ukraina membantah terlibat.

Dinas Keamanan Ukraina belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait insiden yang menimpa kapal *Elbus*.

Laut Hitam merupakan jalur strategis bagi pengiriman gandum, minyak, dan produk energi lainnya. Perairan ini berbatasan langsung dengan Turki, Rusia, Ukraina, Bulgaria, Georgia, dan Rumania, sehingga setiap gangguan keamanan berpotensi berdampak luas pada perdagangan regional dan global.

Selanjutnya: Grab Gandeng Guangzhou Automobile Group,Siapkan 20.000 Mobil Listrik di Asia Tenggara

Menarik Dibaca: Ternyata Ini Penyebab dan Faktor Risiko Serangan Jantung yang Penting Diketahui




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×