kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kasus corona Singapura tembus 14.000, tetap yang tertinggi di Asia Tenggara


Senin, 27 April 2020 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Foto kombinasi menunjukkan orang-orang dengan masker berpose untuk foto dalam perjalanan ke supermarket atau bank, pada hari ke sembilan dari tindakan pemutus sirkuit untuk mengekang wabah coronavirus (COVID-19), di Singapura 15 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Singapura melaporkan 799 kasus baru virus corona pada Senin (27/4). Kasus-kasus baru ini mengantarkan total kasus di negeri Merlion menembus angka 14.000, persisnya menjadi 14.423.

Kementerian Kesehatan Singapura mengatakan, sebagian besar kasus baru adalah pemegang izin kerja yang tinggal di asrama pekerja asing. Sedang 14 kasus lainnya adalah warga Singapura atau penduduk tetap.

"Kami masih bekerja melalui perincian kasus dan pembaruan lebih lanjut akan dibagikan melalui siaran pers Kementerian Kesehatan yang akan dikeluarkan malam ini," kata Kementerian Kesehatan seperti dikutip Channelnewsasia.com.

Baca Juga: Walau kasus baru turun,Thailand perpanjang masa darurat virus corona hingga akhir Mei

Singapura sekarang menerapkan kebijakan "pemutus sirkuit" untuk membendung penyebaran virus corona. Pemutus sirkuit akan berakhir pada 4 Mei tetapi Pemerintah Singapura memperpanjangnya hingga 1 Juni.

Kongres Serikat Buruh Nasional (NTUC) tidak akan mengadakan Reli May Day tahun ini karena pandemi. Sebaliknya, pesan May Day oleh Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong akan disiarkan di televisi dan beberapa saluran media sosial.




TERBARU

[X]
×