kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.016,36   10,57   1.05%
  • EMAS980.000 -0,81%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Kasus corona varian Delta di China dan Selandia Baru naik


Senin, 25 Oktober 2021 / 15:22 WIB
Kasus corona varian Delta di China dan Selandia Baru naik
ILUSTRASI. Petugas medis dengan alat pelindung diri melakukan uji usap pada pelajar sekolah menengah di lokasi uji asam nukleat, menyusul kasus baru virus corona (COVID-19), di Fuzhou, provinsi Fujian, China, Rabu (15/9/2021). cnsphoto/via REUTERS


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kasus Covid-19 di China diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari mendatang. Seiring dengan meluasnya wilayah penularan virus tersebut. Pejabat dari Komisi Kesehatan Nasional China Wu Liangyou mengatakan, peningkatan jumlah kasus tersebut karena masuknya varian delta dari luar negeri. 

Mi Feng, juru bicara komisi tersebut, menyatakan gelombang infeksi telah menyebar ke 11 provinsi dalam seminggu terakhir sejak 17 Oktober 2021 lalu. Sebagian besar menginfeksi orang - orang yang memiliki riwayat perjalanan lintas wilayah. 

"Saya meminta daerah-daerah yang terkena dampak pandemi Covid-19 untuk mengadopsi model darurat," kata Feng, dikutip dari Bloomberg, Senin (25/10). 

Guna mengantisipasi penularan, pekerja medis sudah tiba di komunitas perumahan yang merupakan tempat karantina di Hohhot, Mongolia.  Beberapa kota di provinsi Gansu, termasuk ibu kotanya Lanzhou dan Mongolia, telah menghentikan layanan bus dan taksi karena virus tersebut.

Baca Juga: Jelang Olimpiade Musim Dingin, China terapkan penguncian ketat Covid-19

Pemerintah Ejina, sebuah kabupaten di bagian barat Mongolia dalam, meminta semua penduduk dan pelancong untuk tinggal di dalam rumah mulai Senin untuk menahan penyebaran virus corona.

China melaporkan 26 infeksi Covid-19 lokal baru yang dikonfirmasi pada hari Sabtu, termasuk tujuh di Mongolia dalam, enam di Gansu, enam di Ningxia, empat di Beijing, satu di Hebei, satu di Hunan dan satu di Shaanxi. Empat kasus tanpa gejala lokal lainnya dilaporkan di Hunan dan Yunnan.

Penyebaran varian delta di Asia memperlambat upaya pemerintah untuk membuka kembali perekonomian mereka. 

Tak berbeda jauh, penularan ibu kota China, Beijing juga meluas ke tiga distrik termasuk Haidian, pusat ilmiah, Pang Xinghuo. Lima kasus Covid lokal baru yang dikonfirmasi dan satu kasus tanpa gejala dilaporkan antara Sabtu hingga Minggu.

Baca Juga: Turun empat hari berturut-turut, harga batubara termal China terpangkas 32%

Akibatnya, Beijing akan membatalkan acara maraton yang semula dijadwalkan pada 31 Oktober. Masyarakat juga dilarang mengunjungi atau kembali ke ibu kota saat ini.

Tak hanya China, Selandia Baru melaporkan 109 kasus virus corona baru pada Senin ini. Sebagian besar di kota terbesarnya, Auckland, mengalami hari kedua terburuk dari infeksi harian sejak pandemi dimulai.

Selandia Baru tidak mampu mengatasi penyebaran varian Delta yang berpusat di Auckland, meskipun kota itu tetap berada di bawah penguncian ketat selama lebih dari dua bulan.

Lonjakan kasus telah memaksa Perdana Menteri Jacinda Ardern untuk meninggalkan strategi eliminasi dan beralih ke hidup dengan virus. Pejabat kesehatan setempat memperingatkan peningkatan kasus sampai vaksinasi meningkat.

Pekan lalu, Ardern mengatakan Selandia Baru akan mengakhiri tindakan penguncian yang ketat dan memulihkan lebih banyak kebebasan hanya ketika 90% dari populasi yang memenuhi syarat telah divaksinasi sepenuhnya.

Jumlah kasus di negara ini mencapai 2.681 dan mencatat 28 kematian terkait virus corona sejauh ini. 

Selanjutnya: Gaya hidup Warren Buffett yang hemat ini bisa dicontek, lo!

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Data Analysis with Excel Pivot Table Supply Chain Management on Distribution Planning (SCMDP)

[X]
×