kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.845   43,00   0,26%
  • IDX 8.236   -54,69   -0,66%
  • KOMPAS100 1.164   -8,06   -0,69%
  • LQ45 836   -5,92   -0,70%
  • ISSI 295   -0,88   -0,30%
  • IDX30 435   -0,96   -0,22%
  • IDXHIDIV20 520   0,17   0,03%
  • IDX80 130   -0,90   -0,69%
  • IDXV30 143   0,75   0,53%
  • IDXQ30 141   -0,12   -0,09%

Kasus Covid-19 di Portugal Melonjak, Subvarian Baru Omicron Pemicunya


Jumat, 03 Juni 2022 / 12:36 WIB
Kasus Covid-19 di Portugal Melonjak, Subvarian Baru Omicron Pemicunya
ILUSTRASI. Seorang pria menunggu di perhentian bus terefleksi di jendela bus, saat penyebaran Covid-19, di Stasiun Cais do Sodre, Lisabon, Portugal, Senin (4/5/2020). REUTERS/Rafael Marchante.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - LISABON. Subvarian Omicron BA.5 memicu lonjakan kasus Covid-19 di Portugal, yang kini memiliki tingkat infeksi tertinggi kedua di dunia, yang berpotensi mengancam pemulihan sektor pariwisata negara itu.

Portugal mencatat rata-rata 2.447 kasus baru per satu juta orang selama tujuh hari terakhir. Jauh lebih tinggi dibandingkan dengan negara tetangga Spanyol 449 dan Inggris 70, menurut Our World In Data.

Lembaga kesehatan masyarakat Ricardo Jorge mengatakan dalam sebuah laporan pada Selasa (31/5), subvarian Omicron BA.5 mewakili hampir 90% kasus Covid-19 di Portugal. BA.4 juga telah terdeteksi di negara Eropa ini.

BA.4 dan BA.5 yang lebih menular dari varian asli Omicron itu mendorong gelombang kelima Covid-19 Afrika Selatan bulan lalu, dengan para ilmuwan mengatakan, BA.4 dan BA.5 mampu menghindari antibodi dari infeksi sebelumnya.

Baca Juga: Tetap Waspada! Kasus 3 Subvarian Baru Omicron yang Lebih Menular dalam Tren Menanjak

"Portugal mungkin adalah negara Eropa dengan prevalensi tertinggi dari sub-garis keturunan ini, dan ini sebagian menjelaskan tingginya jumlah (kasus) yang kita lihat," kata Menteri Kesehatan Portugal Marta Temido kepada RTP, seperti dikutip Reuters.

WHO menyebutkan, kasus Covid-19 global dari tiga subvarian baru Omicron yang lebih menular menunjukkan tren yang meningkat, mengacu sequences yang dikirimkan ke GISAID dalam 30 hari terakhir.

Dalam Pembaruan Epidemiologi Mingguan Covid-19 yang rilis Rabu (1/6), WHO mengungkapkan, kasus subvarian Omicron BA.2.12.1 meningkat dari 11% menjadi 16% dari total kasus varian Omicron global.

Sementara subvarian Omicron BA.4 naik dari 2% menjadi 3% dan BA.5 meningkat dari 1% jadi 2%. 




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×