Kasus Harian Rekor, Korea Selatan Melampaui 1 Juta Kasus Covid-19

Senin, 07 Februari 2022 | 06:02 WIB Sumber: Reuters
Kasus Harian Rekor, Korea Selatan Melampaui 1 Juta Kasus Covid-19

ILUSTRASI. Pada Minggu (6/2/2022), Korea Selatan melampaui satu juta kasus kumulatif Covid-19 sejak pandemi dimulai. REUTERS/Heo Ran


KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pada Minggu (6/2/2022),  Korea Selatan melampaui satu juta kasus kumulatif Covid-19 sejak pandemi dimulai. Hal ini terjadi setelah pejabat kesehatan melaporkan rekor harian 38.691 infeksi baru yang didorong oleh wabah varian Omicron.

Melansir Reuters, Korea Selatan melihat kasus Covid-19 pertama yang dikonfirmasi pada 20 Januari 2020, dan segera menjadi negara pertama di luar China yang memerangi wabah besar.

Strategi agresif pelacakan, penelusuran, penyembunyian, dan karantina membantu Korea Selatan menumpulkan gelombang awal itu, yakni dengan menjaga keseluruhan kasus dan angka kematian tetap rendah tanpa penguncian yang meluas.

Akan tetapi, penyebaran varian Omicron mendorong jumlah kasus ke level tertinggi baru.

Baca Juga: Gawat, Ekonomi Negara di Asia Terancam Lonjakan Kasus Omicron

Menurut Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea, angka kematian tetap rendah di negara yang mayoritas penduduknya sudah divaksinasi, dengan 15 kematian baru dilaporkan pada Sabtu tengah malam.

Kasus harian hampir lima kali lebih tinggi dari dua minggu lalu, ketika varian Omicron mulai mendominasi, tetapi infeksi serius tetap pada tingkat yang dapat dikelola sejauh ini, kata pihak berwenang.

Pejabat pada hari Jumat mengumumkan mereka akan memperpanjang langkah-langkah jarak sosial setidaknya selama dua minggu, termasuk pemberlakuan jam malam untuk bisnis sampai pukul 9 malam, seta batas enam orang untuk pertemuan pribadi.

Baca Juga: Jabodetabek Mulai Kewalahan Menghadapi Covid-19

Secara keseluruhan, Korea Selatan telah melaporkan 1.009.688 kasus COVID-19, dengan 6.873 kematian.

Hampir 86% dari 52 juta penduduk negara itu telah divaksinasi lengkap, dengan lebih dari 54,5% telah menerima suntikan booster.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru