kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Kasus Son of Omicron Mendaki, Mendominasi di 10 Negara Ini termasuk Brunei


Rabu, 16 Februari 2022 / 13:36 WIB
ILUSTRASI. Seorang wanita bereaksi saat petugas kesehatan mengambil sampel usap Covid-19 di sebuah stasiun kereta di Mumbai, India, Kamis (13/1/2022). Kasus varian Omicron BA.2 yang paling menular di tingkat global terus mingkat. REUTERS/Francis Mascarenhas.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Kasus varian Omicron garis keturunan BA.2 yang paling menular di tingkat global terus meningkat.

Mengacu data sequences yang diserahkan ke GISAID, kasus BA.2 yang berjulukan Son of Omicron mencapai 21,09% dari total kasus Omicron global pada minggu kelima tahun ini.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), per 14 Februari, 10 negara melaporkan dominasi kasus BA.2 atau lebih dari 50%.

Yakni, Bangladesh, Brunei Darussalam, China, Denmark, Guam, India, Montenegro, Nepal, Pakistan, dan Filipina. 

"Wilayah Asia Tenggara melaporkan prevalensi tertinggi BA.2 di antara sequences Omicron (44,7%) dan wilayah Amerika melaporkan prevalensi terendah (1%)," sebut WHO dalam Pembaruan Epidemiologis Mingguan tentang Covid-19 yang rilis Selasa (15/2).

Baca Juga: Kasus Baru Covid-19 Global dalam Tren Turun tapi Kematian Terus Menanjak

Analisis tersebut berdasarkan pada semua sequences yang dikirimkan ke GISAID dengan sampel yang dikumpulkan mulai 13 Januari hingga 11 Februari lalu.

Sejumlah negara sebelumnya juga mengalami peningkatan prevalensi BA.2. Misalnya, Afrika Selatan, dari 27% pada 4 Februari 2022 menjadi 86% di 11 Februari 2022.

Lalu, Inggris Raya, prevalensi meningkat enam kali lipat dari 2,2% pada 17 Januari jadi 12% di 31 Januari. Denmark, dari 45% di minggu kedua tahun ini menjadi 66% pada minggu ketiga 2022.

Bukti awal dari studi terbatas menunjukkan, BA.2 lebih menular dibandingkan dengan BA.1 yang saat ini mendominasi kasus varian Omicron global. "Perkiraan pertumbuhan di Denmark memperlihatkan, BA.2 30% lebih menular dari BA.1," ungkap WHO.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×