Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Kementerian pertahanan negara-negara Teluk merilis data jumlah rudal dan drone Iran yang ditembakkan ke wilayah mereka sejak dimulainya perang udara Amerika Serikat–Israel melawan Iran.
Berikut rangkuman statistik yang dirilis masing-masing negara dilansir dari Reuters Rabu (4/3/2026):
Baca Juga: Data ADP: Sektor Swasta AS Merekrut 63.000 Pekerja Baru di Februari
Uni Emirat Arab
Untuk serangan rudal balistik, Uni Emirat Arab mendeteksi 189 rudal. Dari jumlah tersebut, 175 berhasil dicegat, 13 jatuh ke laut, dan satu rudal dilaporkan mendarat di wilayah UEA.
Pada kategori drone, tercatat 941 unit terdeteksi. Sebanyak 876 berhasil diintersepsi, sementara 65 lainnya jatuh di dalam wilayah UEA.
Adapun untuk rudal jelajah, delapan unit terdeteksi dan seluruhnya berhasil dihancurkan.
Baca Juga: Siapakah Mojtaba Khamenei, Calon Terkuat Pemimpin Tertinggi Iran Pasca Khamenei?
Qatar
Qatar melaporkan 101 rudal balistik terdeteksi, dengan 98 di antaranya berhasil dicegat.
Untuk serangan drone, 39 unit terdeteksi dan 24 berhasil diintersepsi.
Selain itu, tiga rudal jelajah terdeteksi dan berhasil dicegat.
Qatar juga menyatakan telah mendeteksi dan mengintersepsi dua pesawat tempur Sukhoi SU-24.
Baca Juga: AS Berpeluang Naikkan Tarif Impor Global Jadi 15% Pekan Ini
Bahrain
Bahrain melaporkan telah menghancurkan 73 rudal dan 91 drone yang mengarah ke wilayahnya.
Kuwait
Kuwait mencatat 178 rudal balistik yang dimonitor dan diintersepsi.
Sementara itu, sebanyak 384 drone juga dimonitor dan berhasil dicegat oleh sistem pertahanan negara tersebut.
Hingga saat ini, tidak tersedia data resmi dari Arab Saudi dan Oman terkait jumlah rudal maupun drone yang ditembakkan ke wilayah mereka.













