Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - ROSELAND. Di tengah gejolak global, pasar ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) menunjukkan perbaikan. Survei yang dilakukan Automatic Data Processing Inc (ADP) mendapati, penyerapan tenaga kerja di sektor swasta AS mencapai 63.000 posisi di Februari.
Realisasi tersebut melampaui realisasi di Januari, di mana tercatat hanya ada tambahan 11.000 pekerjaan. Angka 11.000 ini juga merupakan angka revisi dari sebelumnya sebesar 22.000 posisi. Konsensus proyeksi ekonom memprediksi penyerapan tenaga kerja swasta cuma 50.000 di Februari.
Menurut ADP National Employment Report, yang disusun ADP bersama Stanford Digital Economy Lab, dipublikasikan Rabu (4/3/2026), peningkatan perekrutan terutama terjadi di sektor konstruksi, pendidikan, dan perawatan kesehatan.
Baca Juga: AS Berpeluang Naikkan Tarif Impor Global Jadi 15% Pekan Ini
"Kami telah melihat peningkatan perekrutan dan kenaikan gaji tetap solid, terutama bagi mereka yang tetap bekerja di perusahaan yang sama," kata Nela Richardson, Kepala Ekonom ADP, dalam pernyataan resmi, Rabu (4/3/2026).
Kendati begitu, Richardson juga menyatakan, perekrutan terkonsentrasi hanya di beberapa sektor. “Data kami menunjukkan tidak ada manfaat gaji yang meluas dari berganti pekerjaan. Bahkan, premi gaji untuk berganti perusahaan mencapai titik terendah sepanjang masa pada bulan Februari," tutur dia.
Data ADP menunjukkan, industri tambang dan mineral menyerap 2.000 pekerja di Februari. Sementara konstruksi menyerap hingga 19.000 pekerja. Tapi industri manufaktur justru mengurangi 5.000 pekerjaan.
Baca Juga: Ini Daftar Negara yang Repatriasi Warganya Akibat Terjebak Konflik di Timur Tengah
Pengurangan pekerjaan juga tercatat di sektor jasa bisnis/professional, yang berkurang 30.000 pekerjaan. Sementara sektor jasa kesehatan /pendidikan menyerap tenaga kerja baru hingga 58.000 posisi.
Sekadar informasi, laporan ketenagakerjaan dari ADP biasanya menjadi indikator awal kondisi ketenagakerjaan di AS, sebelum Departemen Tenaga Kerja merilis data non far payroll di Jumat pekan pertama tiap bulan.
ADP merangkum data ketenagakerjaan berdasarkan data penggajian mingguan anonim dari lebih dari 26 juta karyawan sektor swasta di AS. ADP menjaring lebih dari 15 juta pengamatan perubahan gaji individu setiap bulan.
Baca Juga: Industri Pelayaran Tak Yakin Janji Trump Kawal Kapal Bisa Jadi Solusi
Data ADP menunjukkan pasar kerja mungkin stabil setelah narasi tahun 2025 tentang tingkat perekrutan yang suram, ditambah dengan PHK yang relatif rendah dan upaya mempertahankan pekerjaan yang ada.













