kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.897   42,00   0,24%
  • IDX 6.405   20,30   0,32%
  • KOMPAS100 837   2,47   0,30%
  • LQ45 635   0,71   0,11%
  • ISSI 223   1,24   0,56%
  • IDX30 353   -0,16   -0,05%
  • IDXHIDIV20 439   -0,83   -0,19%
  • IDX80 95   0,26   0,27%
  • IDXV30 121   0,37   0,30%
  • IDXQ30 113   -0,10   -0,09%

Kasus virus corona di Singapura melampaui angka 15.000


Rabu, 29 April 2020 / 15:53 WIB
ILUSTRASI. Petugas memeriksa dokumen pekerja migran yang menunggu untuk diangkut ke fasilitas medis dari asrama mereka selama wabah virus corona (COVID-19) di Singapura, 27 April 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Kementerian Kesehatan pada Selasa mengumumkan, kapasitas perawatan untuk menangani pasien virus corona akan meningkat secara signifikan dalam dua bulan ke depan. Jumlah tempat tidur untuk mereka dengan gejala ringan naik dua kali lipat pada akhir Juni.

Sebelumnya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong menyatakan, Singapura akan memperpanjang pembatasan yang mereka sebut pemutus sirkuit virus corona hingga 1 Juni nanti.

Dalam pidato yang disiarkan langsung televisi pada Selasa (21/4) pekan lalu, Lee mengatakan, tujuannya adalah untuk menurunkan jumlah kasus virus corona di komunitas “secara meyakinkan”.

Baca Juga: Sedih, dokter di AS bunuh diri diduga stres hadapi wabah corona

Serta, untuk memastikan bahwa jika ada "kebocoran" infeksi yang terjadi dari asrama pekerja asing ke komunitas yang lebih luas, Singapura bisa mendeteksi dan membendungnya sejak dini.

"Untuk mencapai dua tujuan ini, kita semua harus berpegang teguh dan melanjutkan tindakan pemutus sirkuit ketat kita," kata Lee seperti dikutip Channelnewsasia.com.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×