kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,11   -0,67   -0.07%
  • EMAS942.000 -0,95%
  • RD.SAHAM 0.31%
  • RD.CAMPURAN 0.18%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.05%

Kasus virus corona harian Italia melonjak ke rekor baru di atas 15.000


Rabu, 21 Oktober 2020 / 23:22 WIB
Kasus virus corona harian Italia melonjak ke rekor baru di atas 15.000
ILUSTRASI. Kasus ini merupakan angka harian tertinggi sejak dimulainya wabah Covid-19 di Italia.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - ROMA. Italia mencatatkan 15.199 infeksi baru virus corona selama 24 jam terakhir. Data Kementerian Kesehatan pada hari Rabu (21/10) ini merupakan angka harian tertinggi sejak dimulainya wabah di negara itu dan naik dari rekor sebelumnya 11.705 yang tercatat pada hari Minggu (18/10).

Kasus baru ini pun melonjak dari posisi Selasa (20/10) yang mencapai 10.874 kasus baru. Kementerian juga melaporkan 127 kematian terkait Covid-19 pada hari Rabu, naik dari 89 hari sebelumnya tetapi masih jauh lebih sedikit daripada puncak pandemi di Italia pada bulan Maret dan April. Ketika itu, puncak harian mencapai lebih dari 900 kematian.

Setelah menurun selama musim panas, infeksi terus meningkat dalam beberapa bulan terakhir. Virus corona sekarang tersebar jauh lebih luas di seluruh Italia daripada selama gelombang pertama. Tetapi wilayah yang paling terpukul adalah Lombardy, di sekitar ibu kota keuangan Milan.

Pada hari Rabu, Lombardy menyumbang 4.125 kasus baru di negara itu. Milan dan daerah pedalamannya mendekati 2.000 infeksi selama 24 jam terakhir.

Baca Juga: Lebih dari 750.000 karyawan di Malaysia diperintahkan untuk bekerja dari rumah

Jumlah orang yang dirawat intensif dengan Covid-19 terus meningkat, mencapai 926 pada hari Rabu. Jumlah ini pun naik dari 870 pada hari Selasa.

Pasien perawatan intensif mencapai jumlah yang sama seperti ketika lockdown Italia pada 9 Maret. Tapi saat itu jumlah perawatan intensif jauh lebih terkonsentrasi di wilayah utara.

Jumlah swab yang dilakukan selama 24 jam terakhir naik ke rekor baru 177.848 dari 144.737 yang terdaftar pada hari Selasa.

Italia adalah negara pertama di Eropa yang terkena Covid-19 dan memiliki jumlah kematian tertinggi kedua di benua itu setelah Inggris. Jumlah kematian di Italia mencapai 36.832 kematian sejak wabah melanda pada Februari.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan, dia bertekad untuk menghindari penguncian nasional lain seperti yang diberlakukan antara Maret dan Mei. Dia justru mendesak pemerintah daerah untuk memutuskan apa yang terbaik untuk daerah mereka masing-masing.

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Rabu (21/10): Tambah 4.267 kasus, jangan lupa pakai masker

Senin (19/10), Lombardy memutuskan untuk memberlakukan jam malam dari jam 11 malam hingga 5.00 pagi. Dia pun melarang pertemuan larut malam saat virus dapat dengan mudah menyebar.

Campania, yang berpusat di Naples, mengatakan akan mengikuti anjuran ini dalam beberapa hari mendatang. Wilayah Piedmont utara, yang berpusat di Turin, mengumumkan akan menutup pusat perbelanjaan pada akhir pekan.

Campania, seperti wilayah selatan lainnya, lolos dari gelombang awal virus corona. Tapi, infeksi melonjak baru-baru ini.

Campania telah memerintahkan penutupan semua sekolah menengah pertama dan menengah hingga akhir Oktober meskipun ada protes dari menteri pendidikan yang telah mendorong sekolah untuk tetap buka secara nasional.

Baca Juga: Thailand kembali menyambut kedatangan turis asing saat protes di Bangkok memanas




TERBARU

[X]
×