kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.824   -4,00   -0,02%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Kasus virus corona melonjak, Tokyo kibarkan bendera merah


Rabu, 15 Juli 2020 / 19:16 WIB
Kasus virus corona melonjak, Tokyo kibarkan bendera merah
ILUSTRASI. Penumpang yang mengenakan masker pelindung di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), naik kereta bawah tanah di Tokyo, Jepang, 3 Juli 2020. REUTERS/Kim Kyung-Hoon


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

Tetapi, kasus baru terus naik setelah keadaan darurat dicabut, mencapai rekor baru minggu lalu dengan 243 infeksi di Tokyo, pusat baru dari wabah virus corona di negeri matahari terbit.

Pihak berwenang menyatakan, banyak kasus baru datang dari distrik hiburan malam di Tokyo. Dan, mereka yang terinfeksi adalah orang berusia 20-an dan 30-an, yang kecil kemungkinannya sakit parah dengan virus corona.

Meskipun terjadi peningkatan kasus, situasi di Jepang tetap jauh dari serius dibanding banyak negara lain yang sebanding dengan populasi.

Baca Juga: Jepang akan izinkan perjalanan ke luar negeri khusus untuk kepentingan bisnis

Jepang memiliki lebih dari 22.500 kasus dan hampir 1.000 kematian sejak penyakit ini pertama kali terdeteksi di negara itu. Tidak ada yang meninggal karena virus corona di Tokyo selama tiga minggu terakhir.

Perbatasan Jepang tetap tertutup bagi warga negara dari lebih dari 100 negara. Tetapi, pemerintah meluncurkan upaya pariwisata domestik yang dikecam karena khawatir akan menyebarkan virus corona.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×