kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.535   35,00   0,20%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kawanan induk gurita raksasa ditemukan mengerami telur di dasar lautan


Selasa, 17 April 2018 / 22:24 WIB
Kawanan gurita raksasa di dasar laut


Sumber: NSF | Editor: Hasbi Maulana

KONTAN.CO.ID - KOSTA RIKA. Kita tahu lebih banyak tentang permukaan bulan daripada yang kita kethui tentang dasar lautan. Dasar laut adalah lanskap asing, tekanan air yang menghancurkan, kegelapan total, serta lelehan cairan yang terbawa dari retakan di kerak bumi.

Dasar samudera juga rumah bagi hewan-hewan aneh yang baru saja diketahui oleh para ilmuwan. Baru-baru ini dua ekspedisi laut telah mengungkapkan keberadaan sekelompok gurita raksasa dan telur mereka di tempat di mana mereka seharusnya tidak dapat bertahan hidup.

"Ketika saya pertama kali melihat foto itu, saya berpikir, 'Mereka seharusnya tidak ada di sana! Tidak terlalu dalam dan tidak banyak dari mereka!'" Kata Janet Voight, seorang ahli zoologi di Field Museum di Chicago dan rekan penulis makalah pada gurita yang diterbitkan bulan ini dalam jurnal Deep Sea Research Part I.

Hampir dua mil di Samudra Pasifik dan 100 mil di lepas pantai Kosta Rika, para ilmuwan di dua kapal pesiar oseanografi menggunakan kendaraan bawah laut untuk menjelajahi Dorado Outcrop, sebuah petak dasar laut berbatu yang terbentuk dari lava yang didinginkan dan dikeraskan dari gunung berapi bawah laut.

Geokimiawan yang menjelajahi singkapan yang terbenam berharap mengumpulkan sampel cairan hangat yang muncul dari retakan di bebatuan. Mereka tidak berharap menemukan puluhan gurita berkerumun di sekitar celah itu.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×