kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45806,19   -5,40   -0.67%
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Kecuali di China, Apple akan menutup semua toko ritel selama dua minggu ke depan


Minggu, 15 Maret 2020 / 12:33 WIB
Kecuali di China, Apple akan menutup semua toko ritel selama dua minggu ke depan
ILUSTRASI. Apple akan menutup semua toko ritel selama dua minggu ke depan untuk meminimalkan risiko penularan virus corona. REUTERS/Lucas Jackson/File Photo

Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Apple Inc mengatakan akan menutup semua toko ritelnya, kecuali yang ada di China selama dua minggu ke depan untuk meminimalkan risiko penularan virus corona. Ini merupakan langkah yang diikuti oleh beberapa retailer AS pada hari Sabtu (15/3).

Pengumuman ini merespon terkait wabah virus corona yang mewabah secara global. "Kami akan menutup semua toko ritel kami di luar Greater China sampai 27 Maret," tulis CEO Apple Tim Cook dalam surat yang diposting di situs web perusahaan Jumat malam dikutip dari Reuters.

Baca Juga: Awas! Virus corona bisa hidup lama di permukaan smartphone

Retailer pakaian Urban Outfitters Inc yang memiliki merek termasuk Anthropologie dan Free People, mengatakan pada hari Sabtu bahwa mereka akan menutup semua toko konsumennya di seluruh dunia hingga setidaknya 28 Maret.

Verizon Communications Inc juga mengatakan untuk sementara waktu menutup sejumlah toko di seluruh Amerika Serikat. Hal senada kuga dilakukan T-Mobile US Inc yang akan menutup sementara tokonya di pusat perbelanjaan mulai 16 Maret.

Baca Juga: Donald Trump akan deklarasikan wabah virus corona sebagai darurat nasional

Sebagai gambaran, Apple membuka kembali semua 42 toko di China pada hari Jumat ketika jumlah kasus baru turun di negara tempat wabah koronavirus berasal. Saat ini retailer bersiap untuk pukulan terhadap penjualan karena pembeli virus-waspada di Eropa dan Amerika Serikat tinggal di rumah.



TERBARU

[X]
×