kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.572.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.034   74,00   0,41%
  • IDX 5.185   -678,68   -11,57%
  • KOMPAS100 658   -103,29   -13,57%
  • LQ45 509   -81,53   -13,82%
  • ISSI 179   -22,02   -10,93%
  • IDX30 284   -45,14   -13,73%
  • IDXHIDIV20 366   -56,36   -13,33%
  • IDX80 75   -11,86   -13,59%
  • IDXV30 102   -13,53   -11,68%
  • IDXQ30 93   -14,99   -13,88%

Kehilangan investor, sejumlah anggota OPEC mengaku kesulitan memproduksi minyak


Rabu, 22 September 2021 / 13:14 WIB
ILUSTRASI.


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Terlepas dari naiknya pamor sumber energi terbarukan, dunia masih tetap mengonsumsi minyak mentah dalam jumlah yang sangat besar. 

Data produksi untuk Agustus menunjukkan bahwa produsen OPEC dengan produksi di bawah ketentuan adalah Nigeria dan Angola. Sementara dari OPEC+, Kazakhstan adalah pihak yang kesulitan.

Kurangnya investasi, minimnya eksplorasi, dan keluarnya beberapa perusahaan minyak utama, telah menghalangi upaya Angola dan Nigeria untuk meningkatkan produksi. Masalah ini diperkirakan akan terus berdampak pada produsen Afrika Barat dalam waktu dekat.

Produksi Kazakhstan terhambat terutama oleh pemeliharaan lapangan di ladang penghasil minyak terbesarnya, Tengiz, yang berlangsung dari awal Agustus hingga pertengahan September.

Selanjutnya: Harga minyak melemah setelah OPEC+ tetap kerek pasokan di tengah keraguan permintaan




TERBARU

[X]
×