kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kekang lonjakan harga, Shanghai akan uji coba pajak properti


Minggu, 16 Januari 2011 / 10:13 WIB
Kekang lonjakan harga, Shanghai akan uji coba pajak properti


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

SHANGHAI. Pusat keuangan China, Shanghai, akan menyiapkan uji coba pajak properti di tahun ini. Hal itu disampaikan Walikota Han Zheng dalam laporannya hari ini.

Namun, Han tidak merinci besaran pajak yang akan dikenakan. Tapi, Nomura Holdings Inc, dalam laporan 10 Januari lalu, memperkirakan China akan memperkenalkan tarif pajak 0,8%.

China berjanji mempercepat uji coba pajak properti untuk mengekang lonjakan harga. Pada 26 Desember, PM Wen Jiabao mengatakan langkah pengendalian harga rumah tidak diimplementasikan dengan baik. Oleh karena itu, dia akan memperkenalkan kebijakan yang lebih untuk menindak spekulasi harga.

"Kami akan meningkatkan kontrol, memprioritaskan perumahan non mewah untuk dimiliki warga, dan mempersiapkan percobaan reformasi pajak properti seperti yang disyaratkan pemerintah pusat," lanjut Han.

Kota Shanghai dan Chongqing diharapkan yang pertama menggelar pajak properti di China. Selama 2010, harga rumah di Shanghai melonjak 26,1%, dan di Chongqing naik 29,4%.

Michael Klibaner, kepala penelitian broker properti Jones Lang LaSalle Inc, memperkirakan pajak properti untuk Shanghai tahun ini akan berdampak minimal karena pungutan diekspektasi cukup rendah. "Harga rumah China akan naik sekitar 5% hingga 7% tahun ini," prediksinya.


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×