Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
3. Bahan Makanan Bermerek
Menurut data terkini, harga bahan makanan telah meningkat sekitar 20% selama empat tahun terakhir. Jika Anda membeli bahan makanan seharga US$ 100 empat tahun lalu, sekarang harganya menjadi sekitar US$ 120.
Konsumen kelas menengah harus mempertimbangkan kembali kesetiaan mereka terhadap produk bermerek untuk mengatasi kenaikan biaya ini.
Banyak merek toko dan alternatif generik menawarkan kualitas yang sebanding dengan harga yang jauh lebih rendah. Beberapa merek bernilai ekonomis mengalami kenaikan harga yang melampaui merek premium, sehingga peralihan ke pilihan generik menjadi lebih menarik.
4. Rumah Baru
Pada bulan November 2024, pasar perumahan terus menjadi kontributor inflasi yang signifikan. Menurut data Indeks Harga Konsumen (IHK) terbaru yang dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja, indeks untuk tempat tinggal naik 0,3% pada bulan November, yang mencakup hampir empat puluh persen dari kenaikan bulanan untuk semua barang.
Biaya tempat tinggal tetap menjadi komponen inflasi yang membandel, yang terus memberikan pengaruh yang signifikan pada tingkat harga keseluruhan.
Sifat inflasi terkait perumahan yang terus-menerus menggarisbawahi tantangan yang sedang berlangsung di pasar real estat, termasuk persediaan terbatas dan masalah keterjangkauan bagi banyak konsumen.
Baca Juga: 4 Tanda Utama Seseorang Termasuk dalam Warga Kelas Bawah Tanpa Menyadarinya
Bagi mereka yang memutuskan untuk membeli rumah, pertimbangkan implikasi keuangan jangka panjang dengan hati-hati. Dengan suku bunga hipotek yang berfluktuasi dan harga rumah yang tetap tinggi, pastikan rencana keuangan yang solid sebelum melakukan investasi yang signifikan.