kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Kelompok hacker bernama LulzSec kembali serang jaringan Sony Corp


Jumat, 03 Juni 2011 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Warga memperlihatkan uang kertas baru pecahan Rp 75.000 usai proses penukaran penukaran di halaman Kantor Perwakilan wilayah (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Barat, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Bandung, Selasa (18/8/2020). (TRIBUN JABAR/GANI K


Reporter: Dyah Megasari, Reuters |

BOSTON/NEW YORK. Sekelompok peretas kembali menyerang jaringan komputer milik Sony Corp. Ini merupakan sebuah kemunduran bagi perusahaan Jepang dalam mempertahankan keamanan jaringan komputernya sejak serangan hacker meletus April lalu.

Kelompok, yang menyebut dirinya LulzSec, Kamis mengatakan bahwa mereka masuk ke server yang menjalankan website Sony Pictures Entertainment. Kemudian merasuk ke account lebih dari 1 juta pelanggan Sony.

Para pejabat Sony tidak bisa dihubungi untuk memberikan komentar hal ini. Hacker kembali melontarkan pernyataan nyinyir terhadap perusahaan asal Jepang tersebut. "Mengapa Anda memberikan kepercayaan pada perusahaan yang sangat terbuka pada serangan-serangan sederhana seperti ini?," demikian ungkapan hacker itu.

LulzSec juga mengaku bertanggungjawab atas salah satu serangan, yaitu pada Sony Music Japan. Kelompok tersebut mengambil kredit dari ratusan pelanggan Sony.

Serangan yang asli, yang dianggap terbesar dalam sejarah Internet, mendorong raksasa elektronik Jepang itu menutup PlayStation Network dan layanan lainnya selama hampir sebulan.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×