kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.911   0,00   0,00%
  • IDX 6.366   31,19   0,49%
  • KOMPAS100 840   4,50   0,54%
  • LQ45 635   1,99   0,31%
  • ISSI 219   1,61   0,74%
  • IDX30 357   0,48   0,13%
  • IDXHIDIV20 441   -0,08   -0,02%
  • IDX80 96   0,51   0,53%
  • IDXV30 119   0,06   0,05%
  • IDXQ30 114   0,08   0,07%

Kematian akibat virus corona capai 300.000 orang, ini negara yang paling menderita


Jumat, 15 Mei 2020 / 11:27 WIB
ILUSTRASI. Aracely Iraheta touches the casket of her husband, Jose Agustin Iraheta, who died from the coronavirus disease (COVID-19), in Malden, Massachusetts, U.S., May 12, 2020. REUTERS/Brian Snyder 


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

Amerika Serikat (AS) melaporkan jumlah kematian lebih dari 85.000 akibat wabah corona ini. Inggris dan Italia melaporkan masing-masing lebih dari 30.000 kematian dan Prancis serta Spanyol masing-masing melaporkan lebih dari 27.000 kematian.

Sementara Brasil mengklaim bahwa angka kematian akibat Covid-19 di negaranya merupakan tertinggi keenam terendah di dunia  yaitu 13.149, tetapi jumlah korban meningkat dengan cepat.

Baca Juga: Mulai hari ini, Malaysia izinkan lagi salat berjemaah di masjid tapi...

Saat ini, Brasil melaporkan angka kematian rata-rata hampir 700 kasus setiap hari selama sepekan terakhir.

Jumlah korban jiwa di Asia dan Timur Tengah secara signifikan lebih rendah meskipun negara-negara tersebut berpenduduk padat dan sering kali standar perawatan kesehatan yang lebih rendah.

Hal ini meningkatkan kekhawatiran di antara para ahli kesehatan bahwa jumlah sebenarnya jauh lebih tinggi.




TERBARU

[X]
×