kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.713   5,00   0,03%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Kenaikan suku bunga China mungkin sudah masuki tahap akhir di tahun ini


Kamis, 07 Juli 2011 / 13:56 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Properti.


Sumber: Reuters | Editor: Rizki Caturini

BEIJING. China menaikkan suku bunga pinjaman dan deposito sebanyak 25 basis poin untuk ketiga kalinya dalam setahun ini, kemarin (6/7). Kebijakan ini efektif mulai hari ini.

Tentu saja langkah ini bertujuan untuk menjinakkan inflasi juga sebagai rem untuk memperlambat pertumbuhan ekonomi China. Dengan menaikkan kembali suku bunga, menandakan China cukup percaya diri untuk bertahan dalam kebijakan pengetatan moneter.

Para analis menilai, China sudah dekat atau bahkan sudah dalam batas akhir untuk menaikkan suku bunga sebelum data inflasi yang akan diumumkan minggu depan.

"Kenaikan suku bunga menunjukkan inflasi China pada Juni bisa lebih tinggi dari yang diharapkan dan PDB kuartal kedua tetap solid, konsisten dan sesuai dengan harapan kami," ujar Ligang Liu Kepala Ekonom ANZ di Hong Kong.

Liu bilang, kenaikan suku bunga ini akan membantu People's Bank of China (PBOC), sentral bank China untuk menyempurnakan kebijakan moneter. Yakni dengan mengurangi masalah tingkat bunga yang negatif juga untuk mencegah arus deposito yang keluar dari sistem perbankan.

Langkah ini membuat patokan suku bunga pinjaman China sebesar 6,56% dan suku bunga acuan deposito menjadi 3,5% dari sebelumnya 3,25%.

Harapan bahwa PBOC tidak lagi akan menaikkan suku bunga menjadi sentimen positif bagi pasar saham dan bisa menghentikan kenaikan nilai tukar mata uang Yuan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×