kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.638.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.766   5,00   0,03%
  • IDX 6.441   -21,27   -0,33%
  • KOMPAS100 842   -10,21   -1,20%
  • LQ45 640   -8,13   -1,25%
  • ISSI 225   0,94   0,42%
  • IDX30 356   -4,01   -1,11%
  • IDXHIDIV20 444   -5,92   -1,32%
  • IDX80 96   -1,24   -1,27%
  • IDXV30 122   -2,51   -2,02%
  • IDXQ30 115   -1,38   -1,19%

Kesepakatan Arab Saudi dan Rusia soal minyak


Selasa, 06 September 2016 / 11:55 WIB


Reporter: Yuwono Triatmodjo | Editor: Yudho Winarto

JEDDAH. Rusia dan Arab Saudi menyepakati rencana untuk menstabilkan harga minyak dunia. Atas rencana ini, harga minyak mentah jenis brent langsung menguat 3% ke level US$ 48,11 per barel.

Kesepakatan itu disampaikan oleh menteri bidang energi kedua negara, yakni Alexander Novak dari Rusia dan Khalid Al-Falih dari Arab Saudi. Kenyataan tersebut membawa kabar baik, lantaran pada tahun 2016 ini saja harga minyak sudah menyentuh harga terendahnya dalam kurun waktu 13 tahun terakhir.

Novak mengatakan, kesepakatan Rusia bersama anggota negara pengekspor minyak yang tergabung dalam OPEC tersebut merupakan momen bersejarah. Rusia bersedia untuk memangkas produksi minyak dunia, termasuk menghentikan produksi bila sangat diperlukan.

Kesepakatan tersebut merupakan kesepakatan yang dibuat oleh dua negara produsen minyak terbesar dunia. Menteri energi kedua negara akan bertemu lagi pada bulan Oktober dan November 2016 mendatang untuk membahas kelanjutan rencana strategis tersebut.




TERBARU

[X]
×