Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un memperingati 73 tahun gencatan senjata Perang Korea dengan mengunjungi sejumlah monumen dan makam pahlawan perang pada Senin (27/7/2026).
Dalam kesempatan itu, putrinya yang dikenal dengan nama Ju Ae untuk pertama kalinya turut mendampinginya dalam rangkaian peringatan tersebut.
Baca Juga: Iran Klaim Masih Kuasai Selat Hormuz, Belum Berminat Lanjutkan Perundingan dengan AS
Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan Kim mengunjungi kompleks pemakaman, bertemu para veteran, serta meletakkan bunga di makam para pejuang gerilya generasi pertama.
Dalam kesempatan itu, Kim kembali menegaskan klaim Korea Utara bahwa negaranya meraih "kemenangan besar" dalam Perang Korea yang berlangsung pada 1950 hingga 1953.
Perang Korea berakhir dengan penandatanganan perjanjian gencatan senjata, bukan perjanjian damai, sehingga secara teknis kedua Korea masih berada dalam status perang.
Foto dan rekaman video yang dirilis media pemerintah Korea Utara memperlihatkan Ju Ae berjalan berdampingan dengan Kim selama kunjungan tersebut.
Ia juga tampak berada di posisi sentral dalam prosesi upacara dan menyapa para veteran bersama ayahnya.
Baca Juga: Bursa Saham Global Menguat, Harga Minyak Anjlok Usai AS-Iran Hentikan Serangan
Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan ini merupakan kali pertama Ju Ae menghadiri peringatan hari gencatan senjata Perang Korea.
Selain itu, ini juga menjadi kunjungan perdananya ke Pemakaman Martir Perang Pembebasan Tanah Air maupun Pemakaman Martir Revolusi.
Kemunculan Ju Ae semakin memperkuat spekulasi bahwa ia tengah dipersiapkan sebagai calon penerus Kim Jong Un.
Badan Intelijen Nasional Korea Selatan (NIS) sebelumnya menyampaikan kepada anggota parlemen bahwa berdasarkan informasi intelijen yang dinilai kredibel, Ju Ae diyakini sedang diposisikan sebagai pewaris kepemimpinan Korea Utara.
Dalam beberapa bulan terakhir, Ju Ae semakin sering muncul dalam berbagai kegiatan resmi negara bersama Kim.
Baca Juga: Ekspor Produk Engineering India Melonjak 21% pada Juni, China Jadi Pendorong Utama
Pada Maret lalu, media pemerintah menampilkan foto Ju Ae mengemudikan tank tempur baru.
Sebelumnya, ia juga terlihat menembakkan senapan di lapangan tembak serta menggunakan pistol dalam kegiatan militer.
Dalam agenda yang sama, Kim juga mengunjungi kompleks makam sukarelawan China yang gugur dalam Perang Korea dan memberikan penghormatan di makam Mao Anying, putra pendiri Republik Rakyat China Mao Zedong.
Langkah tersebut dinilai menjadi sinyal semakin menghangatnya hubungan antara Pyongyang dan Beijing.














