kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.964   20,00   0,11%
  • IDX 5.835   -163,92   -2,73%
  • KOMPAS100 756   -21,92   -2,82%
  • LQ45 576   -12,19   -2,07%
  • ISSI 201   -6,99   -3,36%
  • IDX30 327   -6,49   -1,95%
  • IDXHIDIV20 401   -7,57   -1,85%
  • IDX80 86   -2,32   -2,64%
  • IDXV30 109   -2,37   -2,14%
  • IDXQ30 105   -1,93   -1,81%

Kim Jong Un Pantau Uji Coba Senjata untuk Tingkatkan Daya Tembak di Perbatasan


Jumat, 26 Juni 2026 / 11:03 WIB
Kim Jong Un Pantau Uji Coba Senjata untuk Tingkatkan Daya Tembak di Perbatasan
ILUSTRASI. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi uji coba senjata utama (via REUTERS/KCNA)


Sumber: KCNA,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi uji coba senjata utama sebagai bagian dari tujuan negara untuk memodernisasi program rudalnya dan meningkatkan daya tembak di sepanjang perbatasan selatan dengan Korea Selatan.

Mnurut laporan media pemerintah KCNA yang dilansir Reuters, Jumat (26/6/2026), uji coba tersebut, yang dilakukan pada peringatan pecahnya Perang Korea 1950-1953, melibatkan versi yang ditingkatkan dari sistem peluncur roket multi-laras 240 mm dengan 24 tabung, rudal balistik taktis, dan howitzer swa-gerak 155 mm.

Peluncur roket yang ditingkatkan tersebut dilengkapi dengan sistem panduan presisi otonom, dengan jangkauan tembak yang diperpanjang hingga 90 kilometer (56 mil), menurut laporan media tersebut.

Baca Juga: Korea Selatan Siapkan 500.000 Prajurit Drone, Perkuat Pertahanan Hadapi Korea Utara

Kim, yang menyatakan kepuasannya atas hasil uji coba tersebut, mengatakan Pyongyang sedang mengejar otomatisasi, kemampuan jarak jauh, dan presisi ultra dalam program senjatanya.

Tujuannya adalah untuk pertahanannya di sepanjang perbatasan selatannya, kata Kim, yang secara efektif merujuk pada perbatasan dengan Korea Selatan.

Pada bulan Mei, Korea Utara mengatakan telah menguji campuran rudal balistik taktis, roket artileri — dan rudal jelajah presisi yang dipandu AI yang dirancang untuk peperangan modern.

Pyongyang terus meningkatkan persenjataan taktis dan konvensionalnya, berjanji untuk mengerahkan senjata di dekat perbatasan dengan Korea Selatan.

Lim Eul-chul, seorang profesor di Institut Studi Timur Jauh Universitas Kyungnam, mengatakan langkah-langkah tersebut menunjukkan percepatan upaya untuk memperkuat perbatasan selatan dan mengintegrasikan kekuatan nuklir dan konvensional saat Korea Utara memperkuat apa yang disebutnya sebagai hubungan dua negara yang bermusuhan.

Baca Juga: Bursa Asia Rontok Jumat (26/6), Apple Pangkas Optimisme AI Setelah Naikkan Harga Mac

“Tujuannya pada akhirnya adalah untuk sepenuhnya membangun kemampuan serangan nuklir taktis dan presisi di unit-unit terdepan, menempatkan seluruh Korea Selatan dalam jangkauan,” kata Lim.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan mengatakan uji coba tersebut tampaknya merupakan bagian dari “rencana pengembangan pertahanan lima tahun” Korea Utara.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×