kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45672,14   1,07   0.16%
  • EMAS916.000 -1,08%
  • RD.SAHAM 0.54%
  • RD.CAMPURAN 0.26%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.10%

Kini, pengguna WhatsApp bisa kirim pesan langsung ke WHO untuk informasi virus corona


Selasa, 24 Maret 2020 / 05:24 WIB
Kini, pengguna WhatsApp bisa kirim pesan langsung ke WHO untuk informasi virus corona
ILUSTRASI. Logo WhatsApp. REUTERS/Dado Ruvic/Illustration

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah meluncurkan layanan Peringatan Kesehatan WhatsApp untuk membantu mempromosikan informasi akurat tentang coronavirus novel dan Covid-19, penyakit yang disebabkan oleh virus pada manusia. 

Melansir India Today, mereka yang tertarik menggunakan layanan peringatan ini dapat memiliki akses cepat ke sana dengan hanya membuka Pusat Informasi WhatsApp virus corona melalui halaman web dan kemudian mengobrol dengan tim WHO. 

Jendela obrolan terbuka di WhatsApp. Dalam metode lain, pengguna dapat mengirim teks WhatsApp ke nomor +41 79 893 1892 dan mengaktifkan layanan dan mendapatkan informasi virus corona.

Baca Juga: WhatsApp Pay bakal masuk ke Indonesia? Ini tanggapan BI

WhatsApp dan WHO mengatakan, peringatan itu akan menanggapi sejumlah permintaan dan akan membantu memberikan informasi resmi tentang topik-topik seperti bagaimana melindungi diri Anda dari infeksi, saran perjalanan, dan menyanggah mitos virus corona.

Layanan ini akan tersedia 24 jam, 7 hari dalam seminggu.

Inisiasi layanan baru tampaknya menjadi inisiatif yang bertujuan menghentikan berita palsu yang berkembang di seluruh dunia karena infeksi virus corona menyebar dengan cepat. Menurut WHO dan WhatsApp, layanan ini akan diperbarui setiap hari dengan perkembangan terbaru yang diketahui seputar virus. 

Baca Juga: Hari ini, chatbot WhatsApp Covid-19 sudah bisa diakses masyarakat

Saat ini, layanan yang hanya tersedia dalam bahasa Inggris itu, akan diluncurkan dalam semua bahasa resmi PBB dalam beberapa minggu mendatang. Ini termasuk Spanyol, Rusia, Prancis, China, dan Arab.

Menurut aplikasi pesan tersebut, saluran bantuan balasan otomatis terbaru bergabung dengan yang serupa dari organisasi nirlaba atau pemerintah. Ini termasuk Pemerintah Singapura, Kementerian Kesehatan Israel, Departemen Kesehatan Afrika Selatan, dan KOMINFO Indonesia.



TERBARU

[X]
×