Reporter: Harris Hadinata | Editor: Harris Hadinata
KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Klaim pengangguran Amerika Serikat (AS) di pekan yang berakhir pada 3 Januari 2026 tercatat sebesar 208.000. Jumlah tersebut meningkat dari angka klaim di pekan sebelumnya, yang sebesar 200.000.
Kendati begitu, angka tersebut masih jauh lebih baik dibandingkan konsensus proyeksi analis. Menurut proyeksi analis, angka klaim pengangguran di akhir 2025 dan awal 2026 akan naik hingga 213.000 klaim.
Berdasarkan pengumuman Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis (8/1/2026), rata-rata pergerakan klaim pengangguran empat pekan terakhir adalah 211.750. Angka ini turun 7.250 dari pekan sebelumnya.
Baca Juga: Akankah AS dan China Capai Kesepakatan yang Adil? Ini Kata Trump
Ini adalah level terendah untuk pergerakan rata-rata sejak 27 April 2024. Kala itu, angka rata-rata empat pekan mencapai 210.250.
Sekadar informasi, angka klaim pengangguran merupakan data ekonomi yang menunjukkan jumlah orang yang mengajukan asuransi atawa jaminan pengangguran untuk pertama kalinya di periode pekan yang diukur.
Rasio pengangguran disesuaikan yang mendapat asuransi mencapai 1,2% di pekan yang berakhir pada 27 Desember. Nilai tersebut tidak berubah dari tingkat pekan sebelumnya.
Baca Juga: Kadin Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tahun 2025 Lebih Baik
Jumlah awal pengangguran yang diasuransikan yang disesuaikan secara musiman selama minggu yang berakhir pada 27 Desember adalah 1.914.000, meningkat 56.000 dari angka revisi minggu sebelumnya.
Sementara jumlah awal klaim aktual di bawah program negara bagian, yang belum disesuaikan, berjumlah 300.860 pada pekan yang berakhir 3 Januari. Jumlah ini meningkat 29.677 atau 10,9% dari minggu sebelumnya.
Faktor musiman memperkirakan peningkatan sebesar 17.786 atau 6,6% dari minggu sebelumnya. Terdapat 306.657 klaim awal pada minggu yang sama di tahun 2025.













