kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.669.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Kodak akhirnya minta perlindungan penundaan kewajiban pembayaran utang


Kamis, 19 Januari 2012 / 14:35 WIB
Kodak akhirnya minta perlindungan penundaan kewajiban pembayaran utang
ILUSTRASI. Intiland Development


Reporter: Edy Can, BBC | Editor: Edy Can

SAN FRANCISCO. Eastman Kodak akhirnya memastikan dirinya gagal bersaing di era fotografi digital. Produsen kamera poket berusia 132 tahun ini terpaksa meminta perlindungan pengadilan untuk menunda pembayaran utang.

Permohonan ini untuk mencegah Kodak bangkrut akibat tagihan utang dari para krediturnya. Permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang ini sudah diajukan, Kamis (19/1).

Kodak meminta penundaan pembayaran utang hingga 2013. Selama penundaan itu, Kodak berencana melakukan reorganisasi supaya bisa bangkit kembali. Kodak mengaku telah menegosiasikan utangnya sebesar US$ 950 juta dari Citigroup.

"Dewan direksi dan seluruh tim senior manajemen dengan suara bulat yakin bahwa langkah ini perlu dan benar bagi masa depan Kodak," kata Direktur Utama Kodak Antonio M. Perez.

Pada masa jayanya di era 1980-an, Kodak mempekerjakan 145.000 orang karyawan di berbagai tempat. Namun, kini, Kodak hanya memperkerjakan 19.000 orang.




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×