kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kondisi fiskal dan ringgit Malaysia membaik


Senin, 27 April 2015 / 08:43 WIB
ILUSTRASI. Walau memiliki beragam manfaat kesehatan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memulai tidur telanjang.


Sumber: Bloomberg | Editor: Uji Agung Santosa

KUALA LUMPUR. Ringgit menjadi mata uang berkinerja paling buruk di Asia pada kuartal terakhir tahun lalu. Salah satu penyebabnya adalah: harga minyak mentah dunia yang anjlok sangat dalam sehingga memukul pendapatan negara Pemerintah Malaysia.

Di sisi lain, anggaran belanja negara Malaysia meningkat karena inflasi. "Sepertinya Pemerintah Malaysia akan memperketat pengeluaran negara untuk mengantisipasi jatuhnya pendapatan dari sektor minyak dan gas," ujar Tamara Henderson, ekonom Bloomberg Intelligence.

Tapi, Zeti Akhtar Aziz, Gubernur Bank Negara Malaysia, bank sentral negeri jiran, mengatakan, akhir pekan lalu posisi fiskal pemerintahnya membaik dan nilai tukar ringgit menguat, sekalipun di bawah bayang-bayang pertumbuhan ekonomi yang rendah.

Jumat (24/4) pekan lalu, ringgit menguat 1,2%. Ini merupakan penguatan paling tinggi di antara 11 mata uang negara Asia lainnya menurut Bloomberg. Cuma, Frederic Neumann, ekonom HSBC Holdings Plc, bilang, Malaysia berdiri sebagai pasar yang terlihat lebih rentan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×