kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.916.000   4.000   0,14%
  • USD/IDR 16.945   44,00   0,26%
  • IDX 8.289   -21,14   -0,25%
  • KOMPAS100 1.168   -1,30   -0,11%
  • LQ45 837   -1,27   -0,15%
  • ISSI 296   -0,45   -0,15%
  • IDX30 438   -0,15   -0,04%
  • IDXHIDIV20 521   -3,68   -0,70%
  • IDX80 130   -0,12   -0,09%
  • IDXV30 143   0,03   0,02%
  • IDXQ30 140   -0,95   -0,67%

Konglomerat Wexner Akui Pernah Kunjungi Pulau Epstein, Bantah Tahu Kejahatan Seksual


Kamis, 19 Februari 2026 / 11:28 WIB
Konglomerat Wexner Akui Pernah Kunjungi Pulau Epstein, Bantah Tahu Kejahatan Seksual
ILUSTRASI. Perwakilan AS Thomas Massie (R-KY) mengangkat selembar kertas di papan yang menampilkan dokumen Biro (REUTERS/Kent Nishimura)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Triliuner Leslie Wexner mengakui pernah mengunjungi pulau milik mendiang Jeffrey Epstein, namun menegaskan tidak pernah mengetahui atau terlibat dalam aktivitas kriminal yang dilakukan mantan pengelola keuangannya tersebut.

Dalam kesaksian tertulis kepada anggota Kongres Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026), Wexner menyatakan kunjungan ke pulau itu hanya terjadi sekali, berlangsung beberapa jam, dan dilakukan bersama istri serta anak-anaknya saat singgah dalam perjalanan kapal pesiar keluarga.

“Biarkan saya tegaskan dengan jelas: saya tidak pernah menyaksikan maupun mengetahui aktivitas kriminal Epstein. Saya bukan peserta atau rekan konspirasi dalam kejahatan apa pun,” ujar Wexner dalam pernyataannya kepada para legislator. 

Baca Juga: Departemen Kehakiman AS Kirim Surat ke Kongres soal Redaksi Berkas Jeffrey Epstein

Wexner, yang kini berusia 88 tahun, juga menegaskan telah memutus seluruh hubungan dengan Epstein hampir dua dekade lalu. Ia menyebut tidak pernah dituduh melakukan pelanggaran pidana.

Pernyataan ini muncul setelah Departemen Kehakiman AS merilis jutaan dokumen internal terkait kasus Epstein. 

Dokumen tersebut mengungkap jaringan relasi Epstein dengan sejumlah tokoh berpengaruh, baik sebelum maupun sesudah ia mengaku bersalah pada 2008 atas kasus prostitusi, termasuk keterlibatan korban di bawah umur. 

Epstein ditemukan tewas di sel penjara Manhattan pada 2019, yang kemudian dinyatakan sebagai bunuh diri. 

Wexner diketahui sebagai pendiri dan mantan CEO L Brands, perusahaan induk pemilik Victoria's Secret.

Baca Juga: CEO Hermes Sebut Jeffrey Epstein Predator Finansial, Klaim Dirinya Jadi Target

Ia mempekerjakan Epstein sebagai pengelola keuangan pribadi sejak era 1980-an. Namun, Wexner menuduh Epstein menyalahgunakan dan mencuri dana keluarganya dalam jumlah besar, termasuk untuk membeli properti dan barang mewah.

Ia mengklaim hubungan dengan Epstein diputus sekitar 2007, setelah kasus pidana pertama terhadap Epstein mencuat ke publik. 

“Dengan rasa malu dan penyesalan mendalam, saya mengakui telah tertipu oleh seorang penipu kelas dunia. Itu bagian dari sejarah pribadi yang tidak bisa saya hapus,” kata Wexner.

Pada hari yang sama, Wexner menjalani pemeriksaan tertutup selama sekitar enam jam oleh penyelidik Kongres.

Baca Juga: Jejak Jeffrey Epstein dan Keterkaitannya dengan Politisi, Pebisnis, Tokoh Terkenal

Sementara itu, anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Robert Garcia, menyampaikan kritik keras. Ia menyebut tidak ada satu orang pun yang lebih berperan dalam mendukung Epstein secara finansial selain Wexner.

Menanggapi hal itu, Wexner kembali menegaskan bahwa begitu mengetahui dugaan kekerasan seksual dan pencurian yang dilakukan Epstein, ia tidak pernah lagi berkomunikasi dengannya. 

Selanjutnya: Arti Imsak Sebenarnya: Jangan Salah Paham, Ini Waktu dan Cara Menghitungnya!

Menarik Dibaca: Kerja Fleksibel Bukan Sekadar Tren, Ini Dampaknya bagi Pekerja


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×