Konsorsium Sina Corp siap akuisisi 18% saham Yoozoo

Senin, 07 Juni 2021 | 12:30 WIB   Reporter: Adrianus Octaviano
Konsorsium Sina Corp siap akuisisi 18% saham Yoozoo

ILUSTRASI. Sina Corp


KONTAN.CO.ID -  HONG KONG. Sebuah konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan internet China terkemuka Sina Corp sedang dalam pembicaraan lanjutan untuk mengakuisisi setidaknya 18% dari Yoozoo Games. Yoozoo sendiri merupakan pengembang game yang populer berjudul “Game of Thrones: Winter is Coming”.

Dalam konsorsium tersebut, Sina bekerja sama dengan Weibo Corp dan satu perusahaan investasi negara yang berbasis di Shanghai.

Mengutip Reuters, konsorsium sedang dalam pembicaraan akhir dengan Ketua Yoozoo Xu Fenfen untuk membeli setidaknya 18% dari perusahaan terlebih dahulu dan membeli  24% saham dalam beberapa bulan mendatang.

Saham 18% di Yoozoo bernilai sekitar US$447 juta berdasarkan nilai pasar perusahaan di Shenzhen sebesar US$2,5 miliar pada hari Jumat.

Dalam pengajuan bursa minggu lalu, Yoozoo mengatakan Xu sedang mempertimbangkan masalah terkait transfer ekuitas dan telah membuat kemajuan yang relatif substansial.

Baca Juga: Ini Perusahaan Teknologi China Terbaru yang Hengkang dari Bursa Saham AS

Pembicaraan kesepakatan ini datang seiring dengan ambisi Sina untuk mempercepat pertumbuhannya di industri game setelah menerima dorongan tahun lalu akibat pandemi COVID-19 memaksa banyak penduduk tinggal di rumah dan meningkatkan unduhan game.

Pada bulan April lalu, Bilibili juga melakukan pembicaraan untuk membeli 24% saham di Yoozoo Games sebagai bagian dari kesepakatan hampir mencapai US$765 juta. Tetapi situs video online tersebut membatalkan kesepakatan karena tidak bergerak secepat Sina.

Saat ini, konsorsium berusaha untuk menyelesaikan kesepakatan dalam beberapa minggu mendatang. Selain pembelian saham, konsorsium juga telah turun tangan untuk membantu menyelesaikan masalah utang yang dimiliki pendiri Yoozoo, Lin, yang meninggal akhir tahun lalu.

Salah satu daya tarik konsorsium untuk bermitra dengan Yoozoo adalah peluang konten. Yoozoo memiliki hak tunggal secara global untuk adaptasi film dan TV dari novel fiksi ilmiah pemenang Penghargaan Hugo - The Three-Body Problem.

Sebagai salah satu perusahaan teknologi China pertama yang terdaftar di Nasdaq pada tahun 2000, Sina memperoleh sebagian besar pendapatannya dari iklan online di portal berita dan Weibo. Hal ini mengkhawatirkan karena tingkat pertumbuhan iklan online di China melambat dan Sina juga mengalami persaingan ketat dengan raksasa teknologi lainnya seperti ByteDance dan Tencent.

Selanjutnya: Saham bank China di Hong Kong melompat riang

 

 

Editor: Noverius Laoli

Terbaru