kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.723.000   -27.000   -0,98%
  • USD/IDR 17.771   30,00   0,17%
  • IDX 6.522   116,06   1,81%
  • KOMPAS100 849   15,70   1,88%
  • LQ45 641   8,52   1,35%
  • ISSI 230   4,91   2,18%
  • IDX30 358   4,21   1,19%
  • IDXHIDIV20 437   4,93   1,14%
  • IDX80 97   1,66   1,75%
  • IDXV30 122   1,89   1,57%
  • IDXQ30 114   1,08   0,96%

Korea Utara kini mencurigai Jepang sedang bersiap melakukan agresi


Jumat, 15 Oktober 2021 / 12:54 WIB
ILUSTRASI. Prajurit Pasukan Bela Diri Darat Jepang (JGSDF).


Sumber: Yonhap,Yonhap | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - PYONGYANG. Kecurigaan Korea Utara terkait upaya agresi kini mengarah ke Jepang, setelah negeri matahari terbit terlihat mulai memperkuat kemampuan militernya.

Pada Rabu (13/10), kantor berita Korea Utara KCNA mencatat, Jepang berencana untuk mengimpor lebih dari 20 pesawat pengintai buatan AS. Jepang juga diduga sedang berusaha memiliki kapal induk dan pesawat tempur siluman baru.

"Ini menunjukkan, Jepang sedang meningkatkan persiapan untuk perang agresi, untuk mewujudkan ambisinya melakukan ekspansi ke luar negeri dengan cara apa pun," tulis KCNA, seperti dikutip Yonhap.

Baca Juga: Survei: Hanya 44% orang Korea Selatan yang merasa perlu ada unifikasi Korea

KCNA menyebutkan, Jepang mempercepat penumpukan senjata dengan dalih untuk mengatasi ancaman dari negara-negara tetangga,

Menurut Korea Utara, saat ini Jepang bertujuan untuk melengkapi dirinya dengan perangkat keras perang untuk serangan dan invasi pendahuluan, bukan sarana defensif untuk mengatasi ancaman dari negara lain.

Korea Utara siap menghadapi ancaman perang

Hadir dalam sebuah pameran pertahanan awal pekan ini, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menegaskan bahwa militer negaranya dipersiapkan untuk membela diri, bukan untuk memulai perang.

Baca Juga: Biden ke PM Jepang yang baru: AS siap beri dukungan penuh di sektor pertahanan




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×