kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Korsel: Korut di balik pencurian cryptocurrency


Sabtu, 16 Desember 2017 / 11:22 WIB
Korsel: Korut di balik pencurian cryptocurrency


Sumber: Reuters | Editor: Sanny Cicilia

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Badan mata-mata Korea Selatan menuding para peretas Korea Utara di balik penyerangan di bursa cryptocurrency di Korsel tahun ini. Total yang hilang diperkirakan mencapai US$ KRW 7,6 miliar (US$ 6,9 juta) atau sekitar Rp 96 miliar. 

National Intelligence Service (NIS), seperti dikutip media Korsel Chosun Ilbo melaporkan, pencurian ini terjadi di bursa Bitthumb, bursa Yapizon yang sekarang bernama Youbit, serta Coinis pada April dan September. 

Kini, cryptocurrency KRW 7,6 miliar yang hilang tersebut bernilai sekitar KRW 90 miliar atau mencapai Rp 1,1 triliun.

Tak hanya itu, peretas yang diduga dari Korea Utara juga disebut membocorkan informasi personal dari 36.000 akun di Bitthumb, yang disebut sebagai situs perdagangan bitcoin tersibuk di Korsel. 

Bahkan, kata NIS, mereka meminta KRW 6 miliar (US$ 5,5 juta) dari Bitthumb jika ingin data personal tersebut didelete. 

Serangan cyber di 10 bursa cryptocurrency oleh hacker Korea Utara juga terjadi Oktober lalu, lewat email berpenumpang malware. NIS menyebut, email tersebut menggunakan alamat internet Korea Utara.  




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×