Korut punya 45 senjata nuklir yang bisa jangkau Korsel dan Jepang, AS masih aman

Selasa, 15 Desember 2020 | 09:29 WIB Sumber: Express.co.uk
Korut punya 45 senjata nuklir yang bisa jangkau Korsel dan Jepang, AS masih aman

ILUSTRASI. Korea Utara disebut-sebut memiliki bahan yang cukup untuk menghasilkan sekitar 45 senjata nuklir. REUTERS/KCNA


KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Menurut seorang ilmuwan yang mengamati fasilitasnya, Korea Utara memiliki bahan yang cukup untuk menghasilkan sekitar 45 senjata nuklir. Hanya saja, senjata mematikan tersebut belum memiliki kemampuan untuk mencapai daratan AS.

Melansir Express.co.uk, Dr Siegfried Hecker telah mengunjungi Pusat Penelitian Ilmiah Nuklir Yongbyon, 90 km di utara Pyongyang, untuk menilai program plutoniumnya. Dia memperkirakan, Kim Jong-un memiliki 25 hingga 48 kg plutonium dan 650 hingga 900 kg uranium yang sangat diperkaya.

Ilmuwan, yang merupakan mantan direktur laboratorium senjata Los Alamos AS dan sekarang profesor emeritus di Universitas Stanford, meyakini Korea Utara dapat menjangkau seluruh Korea Selatan dan sebagian besar Jepang dengan rudal berhulu ledak nuklir.

Tapi Dr Hecker mengatakan roket kelas ICBM milik Kim membutuhkan lebih banyak pengujian untuk membuatnya "berguna secara militer".

Baca Juga: AS menilai ancaman keamanan siber dari Korea Utara lebih kuat dari Rusia

"Dengan kata lain, Korea Utara belum memiliki kemampuan untuk mencapai daratan AS dengan ICBM berhulu ledak nuklir - tetapi mereka terus bekerja ke arah itu," jelasnya.

Berbicara kepada Express.co.uk, Dr Hecker melukiskan gambaran program nuklir yang dihadapi Presiden terpilih Joe Biden.

Dia yakin, Donald Trump "menyia-nyiakan" kesempatan untuk mengakhiri program nuklir Korea Utara dengan meninggalkan KTT 2019 di Hanoi bersama Kim Jong-un.

Baca Juga: Jaga hubungan, Korea Selatan sahkan UU larang peluncuran selebaran anti-Korea Utara

“Perkiraan terbaik saya tentang program nuklir Korea Utara saat ini adalah bahwa ia memiliki bahan fisil yang cukup untuk menghasilkan sekitar 45 senjata nuklir (25 hingga 48 kg plutonium dan 650 hingga 900 kg uranium yang sangat diperkaya)," kata Dr Hecker.

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru