kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Krisis bisnis berlian di perusahaan raksasa global semakin memburuk


Rabu, 11 Desember 2019 / 08:41 WIB
Krisis bisnis berlian di perusahaan raksasa global semakin memburuk

Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Anglo American Plc menghentikan rencananya untuk meningkatkan produksi berlian selama dua tahun ke depan setelah mengalami kemerosotan penjualan  pada 2019 di tengah krisis industri berlian yang lebih luas.

Melansir Bloomberg, anak usaha De Beers Anglo ini akan menambang 1 juta karat berlian atau kurang dari target sebelumnya pada tahun 2020 dan 2021. Hal itu terungkap dari presentasi perusahaan kepada investor pada hari Selasa.

Angka tersebut kurang dari 1% dari produksi berlian global. Kebijakan tersebut diambil perusahaan karena kelebihan pasokan berlian kasar membebani industri.

Para buyer De Beers semakin frustrasi dengan biaya berlian kasar karena harga permata yang sudah dipoles merosot tajam. Itu menyebabkan margin menjadi tipis dan kerugian bagi beberapa trader yang membeli batu dari De Beers dan perusahaan Rusia saingannya Alrosa PJSC.

Krisis ini juga telah menyebar ke penambang berlian dunia. De Beers, yang menentukan harga untuk kelompok klien terpilihnya, melaporkan penjualan lebih dari US$ 1,2 miliar pada November, lebih rendah dari periode yang sama pada 2018.

De Beers telah merespons kondisi ini dengan menawarkan lebih banyak fleksibilitas kepada para pelanggannya, yang memungkinkan mereka untuk menolak sejumlah pembelian. Bulan lalu, De Beers memotong harga sekitar 5%.

Meski begitu, produksi perusahaan masih akan meningkat hingga 34 juta karat tahun depan, dari posisi 31 juta karat pada 2019.




TERBARU

Close [X]
×