kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45903,15   -4,52   -0.50%
  • EMAS939.000 0,21%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Krisis memburuk, Taiwan umumkan akan melakukan latihan tembak langsung


Rabu, 03 Maret 2021 / 06:55 WIB
Krisis memburuk, Taiwan umumkan akan melakukan latihan tembak langsung
ILUSTRASI. Pemerintah Taiwan mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan latihan tembak langsung di Laut China Selatan pada 9 Maret 2021.

Sumber: Express.co.uk | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LAUT CHINA SELATAN. Krisis di Laut China Selatan semakin memburuk. Pemerintah Taiwan mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan latihan tembak langsung di Laut China Selatan pada 9 Maret 2021 di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.

Express.co.uk memberitakan, latihan tembak langsung akan diadakan di Pulau Pratas yang dikendalikan Taiwan menurut Administrasi Penjaga Pantai Taiwan (CGA). Pemberitahuan yang dikeluarkan oleh CGA juga menyatakan bahwa latihan penembakan langsung serupa juga dilakukan pada hari Senin (1/3/2021).

Pemberitahuan itu memperingatkan kapal angkatan laut dan pesawat yang ada di sekitar lokasi, tentang latihan tersebut sebelum dimulai pada pukul 8 pagi.

Baik militer Taiwan maupun CGA tidak mengonfirmasi apakah amunisi aktif telah ditembakkan selama latihan hari Senin.

Baca Juga: Kata Ketua partai oposisi Taiwan terkait pertemuan dengan Xi Jinping

Kedua putaran latihan tembak langsung diperkirakan memiliki zona bahaya hingga delapan mil laut dari pulau dan ketinggian proyektil maksimum 12.000 kaki.

Latihan tembak langsung ini adalah bagian dari latihan CGA yang dijadwalkan untuk kuartal pertama tahun 2021.

Dalam beberapa bulan terakhir, pesawat militer China telah melanggar batas wilayah udara dekat Kepulauan Pratas hampir setiap hari.

Bagian barat daya dari Zona Identifikasi Pertahanan Udara (ADIZ) Taiwan telah mengalami peningkatan aktivitas yang sangat besar.

Baca Juga: Ketua partai oposisi Taiwan tidak terburu-buru bertemu Xi Jinping




TERBARU

[X]
×